11 Kasus Gagal Ginjal Akut di Sulsel, 7 Balita Meninggal Dunia
Kasus gagal ginjal akut di Sulawesi Selatan menyerang sebanyak 11. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 balita meninggal dunia.
Kasus kematian rata-rata menyerang anak berusia 1 hingga 4 tahun.
"Usia 1 tahun ada lima anak, usia 3 tahun ada satu anak dan 4 tahun ada satu anak," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel, Ardadi kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/10).
Sementara untuk pasien gagal ginjal akut yang saat ini sudah dinyatakan sembuh berasal dari rentang usia belasan tahun.
"Sedangkan ada satu orang hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Luwu Timur berusia 8 tahun," ungkapnya.
Ardadi merinci daerah sebaran gagal ginjal akut yang saat ini telah berjumlah 11 orang yakni dari Makassar, Kabupaten Maros, Takalar, Luwu Timur, Gowa, Palopo, Sidrap dan Parepare.
"Jadi sebaran kasus gagal ginjal akut ini di Sulsel yakni, Makassar, Luwu Timur dan Maros terdapat dua kasus. Selebihnya hanya satu kasus hingga saat ini," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rosmini meminta para orang tua untuk memperhatikan kondisi anaknya, apalagi jika mengalami demam untuk segera membawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis.
Selain itu, kata Rosmini masyarakat juga harus memperhatikan urine anaknya jika mengalami demam dan diare.
"Kencingnya itu harus diperhatikan kalau berkurang atau tidak ada, harus segera dirujuk. Itu fungsi ginjal," imbuhnya.