BMKG Sebut Gempa Cianjur Sudah Berkurang, Warga Bisa Kembali ke Rumah

CNN Indonesia
Senin, 28 Nov 2022 15:33 WIB
BMKG mencatat kekuatan dan frekuensi gempa di Cianjur sudah mulai berkurang. Warga yang rumahnya tak rusak struktural bisa pulang ke peraduan. Ilustrasi. Menurut pantauan BMKG, kekuatan dan frekuensi gempa di Cianjur sudah mulai berkurang. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan warga terdampak gempa Cianjur yang rumahnya tidak mengalami kerusakan struktural bisa kembali ke kediaman masing-masing.

Menurut catatan dan pantauan BMKG selama sepekan terakhir, kekuatan dan frekuensi gempa di Cianjur sudah mulai berkurang.

"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, maka masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing, dengan catatan kondisi bangunan rumahnya tidak mengalami kerusakan struktur," ujar BMKG dalam keterangan tertulis, Senin (28/11).

Namun, BMKG meminta agar warga yang kembali ke rumah terlebih dahulu menata perabotan di dalam rumah agar memudahkan evakuasi.

Warga juga diminta untuk menjauhkan seluruh benda-benda berat yang berada di atas perabotan atau benda-benda tergantung yang dapat berpotensi jatuh jika terjadi guncangan.

"Masyarakat diminta tetap tenang dengan terus memonitor perkembangan terkini informasi gempa bumi dari aplikasi mobile phone info BMKG atau menghubungi call center 196," kata BMKG.

Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11). Sementara itu, gemoa dengan kekuatan magnitudo 2,3 kembali terjadi pada Senin siang ini pada pukul 12.28 WIB.

Hingga Senin ini, korban tewas akibat gempa disebutkan mencapai 323 orang dan 703 orang terluka.

Kemudian, 73.693 orang mengungsi dan sembilan orang masih dalam pencarian.

(tfq/tsa)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER