BMKG: Gempa Garut Disebabkan Aktivitas Lempeng Indo-Australia

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 18:42 WIB
Hasil analisa BMKG, gempa Garut bermagnitudo 6,4 pada Sabtu (3/12) memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip. Ilustrasi gempa. (Foto: Istockphoto/Kickers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu(3/12) pukul 16.49 WIB, disebabkan aktivitas lempeng Indo-Australia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/12).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," sambungnya.

BMKG menegaskan, gempa Garut berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa Garut berada di darat, tepatnya 52 kilometer barat daya Kabupaten Garut.

BMKG mencatat gempa itu terjadi pukul 16.49 WIB. Titik koordinatnya berada pada 7.51 lintang selatan-107.52 bujur timur, dengan Kedalaman 118 Km.

Selain mengguncang Garut, gempa tersebut juga dirasakan di Ciamis, Kalapanunggal, Sumur, Tasik, Pamoyanan, hingga Panimbang.

Dalam situsnya, BMKG meminta masyarakat hati-hati terhadap kemungkinan gempabumi susulan yang mungkin terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,4.

(skt/wiw)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER