Jokowi Ingin USG Hingga Alat Timbang Ada di Semua Puskesmas

CNN Indonesia
Rabu, 25 Jan 2023 14:05 WIB
Presiden Joko Widodo merasa Kementerian Kesehatan sudah diberikan anggaran yang besar, sehingga bisa membeli alat-alat kesehatan lebih memadai untuk puskesmas Presiden Joko Widodo ingin alat-alat kesehatan untuk ultrasonografi (USG), alat pengukur tinggi badan hingga alat timbang tersedia di seluruh Puskesmas dan Posyandu seluruh Indonesia (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo ingin alat-alat kesehatan untuk ultrasonografi (USG), alat pengukur tinggi badan hingga alat timbang tersedia di seluruh Puskesmas dan Posyandu seluruh Indonesia.

"Yang berkaitan dengan USG atau alat timbang atau alat pengukur tinggi atau panjang badan, itu harganya berapa sih? USG harga berapa sih?" kata Jokowi di acara di Kantor BKKBN, Jakarta, Rabu (25/1).

Jokowi mempertanyakan anggaran besar yang dimiliki Kementerian Kesehatan. Baginya, alat USG hingga alat timbang badan digital masih bisa dijangkau oleh anggaran Kemenkes agar tersedia di seluruh Puskesmas di Indonesia.

"Anggaran Menkes berapa sih? Kan gede banget. Tahun ini diberikan semuanya lah. Kalau sudah 5.000 tinggal 5.200 sudah rampung semuanya," kata Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyinggung ketersediaan alat timbang di Posyandu yang masih minim. Jokowi mengaku heran kawasan Indonesia yang besar masih tidak mampu membelikan alat timbang di Posyandu di seluruh daerah.

"Timbangan harganya berapa sih timbangan, harga timbangan digital, kan murah banget masa enggak bisa membelikan negara sebesar kita ini. Untuk mengukur panjang badan atau tinggi anak masa enggak bisa setiap Posyandu itu ada," kata dia.

Di sisi lain, Jokowi turut menyoroti Puskesmas yang belum merata di seluruh daerah Indonesia. Bahkan, ia mengatakan ada kecamatan yang belum memiliki Puskesmas.

"Jadi hanya memang problemnya Puskesmas tidak tersebar merata. Ada 1 kecamatan 7, ada 1 kecamatan 2 ada 1 kecamatan kurang dari 1. Ini pemerataan ini yang perlu dilihat," ujar dia.

(rzr/bmw)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER