Fakta-fakta Pilot Susi Air Mehrtens Bebas Usai Disandera OPM 1,5 Tahun

CNN Indonesia
Minggu, 22 Sep 2024 07:50 WIB
Fakta-fakta Pilot Susi Air Mehrtens Bebas Usai Disandera OPM 1,5 Tahun
Pilot Susi Air Philip Mehrtens berhasil dibebaskan. (Arsip Satgas Damai Cartenz)

Bebas tanpa syarat

Saat wawancara dengan CNN Indonesia TV, Suseno mengatakan pembebasan Mehrtens dilakukan tanpa syarat apapun.

Dia juga mengatakan tak ada jebakan hingga gangguan dalam upaya pembebasan pilot asal Selandia Baru ini.

"Jadi murni benar-benar dilepaskan,sehingga kami melakukan upaya penjemputan ini juga dalam keadaan aman tidak ada gangguan, tidak ada jebakan atau mungkin hanya propaganda KKB, tapi benar-benar dilepas tanpa syarat," kata Suseno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Susi Pudjiastuti bersyukur Mehrtens bebas

Pendiri maskapai Susi Air sekaligus eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menelepon Mehrtens usai berhasil dibebaskan dari OPM.

Susi mengaku perasaannya campur aduk antara sedih dan bahagia.

"Tadi saya sudah bicara di video call, rasa sedih dan bahagia bercampur aduk luar biasa," kata Susi dalam keterangan video yang diterima CNN Indonesia, Sabtu (21/9).

Jokowi puji TNI-Polri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji tim gabungan TNI/Polri usai berhasil membebaskan Mehrtens.

Jokowi mengatakan upaya negosiasi panjang TNI/Polri demi menyelamatkan Philip sangat baik karena dilakukan dengan sabar tanpa tindakan represif.

"Ya ini kan proses negosiasi yang sangat panjang dan kesabaran kita untuk tidak melakukan dengan represif sehingga yang kita prioritaskan adalah keselamatan dari pilot yang disandera hingga proses panjang yang telah dilakukan TNI/Polri sudah sangat bagus, saya sangat mengapresiasi," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (21/9).

Selandia Baru lega Mehrtens bebas

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengaku lega setelah Mehrtens lepas dari cengkeraman OPM.

"Kami senang dan lega untuk mengonfirmasi bahwa Philip Mehrtens aman dan sehat dan telah dapat berbicara kembali dengan keluarganya," ujar Peters, dikutip AFP.

(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Pilot Susi Air asal Selandia Baru Philip Mehrtens dibebaskan pada Sabtu (21/9) usai disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) selama 1,5 tahun.

OPM pimpinan Egianus Kagoya menyandera Mehrtens pada Februari 2023, sesaat setelah dia mendaratkan pesawat di Nduga, Papua Pegunungan.

Sejak Mehrtens disandera, upaya pembebasannya terus dilakukan aparat keamanan Indonesia dan berkoordinasi dengan pihak Selandia Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut fakta-fakta pembebasan Mehrtens yang disandera OPM selama 1,5 tahun.

Dijemput aparat RI ke Timika

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 KBP Dr Bayu Suseno mengatakan tim menjemput Mehrtens dari Distrik Maibarok dan langsung diterbangkan ke Mako Brimob Batalyon B di Timika.

"Hari ini kami berhasil menjemput Pilot Philip dalam keadaan sehat. Pilot kami terbangkan dari Nduga langsung menuju Timika," kata Bayu dalam rilis resmi yang diterima CNN Indonesia, Sabtu (21/9).

Kondisi sehat tapi berat badan turun

Usai mendarat di Timika, Mehrtens melakukan pemeriksaan Kesehatan fisik dan psikologis.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi mengatakan Mehrtens tak mengalami gangguan trauma atau post traumatic syndrome disorder (PTSD).

"Alhamdulillah yang bersangkutan cukup stabil, walaupun berat badan turun drastis tapi beliau sehat," kata Bambang saat konferensi pers di Lanud Yohanis Kapiyau Timika.

Kata-kata Mehrtens usai bebas

Di konferensi pers itu pula, Mehrtens melontarkan kata-kata pertama di hadapan publik setelah dibebaskan.

Ia mengaku senang akhirnya bisa bebas dan nantinya berkumpul lagi dengan keluarga.

"Terima kasih semua orang yang membantu hari ini, saya keluar dengan kondisi yang aman dan sehat. Terima kasih banyak semua," ujar dia.

Libatkan tokoh adat-agama

Kaops Damai Cartenz 2024 Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhan mengatakan pembebasan Mehrtens menggunakan pendekatan damai melalui tokoh adat hingga agama.

"Kami mengedepankan pendekatan melalui tokoh agama, tokoh gereja, tokoh adat dan keluarga dekat dari Egianus Kogoya," ujat Faizal.

Faizal mengatakan Langkah tersebut penting untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa dari aparat, masyarakat sipil dan Mehrtens.

Karena pendekatan yang halus, operasi pembebasan itu tak memakan korban dari pihak manapun.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Bebas Tanpa Syarat

Pilot Susi Air Philip Mehrtens berhasil dibebaskan. (Arsip Satgas Damai Cartenz)

Bebas tanpa syarat

Saat wawancara dengan CNN Indonesia TV, Suseno mengatakan pembebasan Mehrtens dilakukan tanpa syarat apapun.

Dia juga mengatakan tak ada jebakan hingga gangguan dalam upaya pembebasan pilot asal Selandia Baru ini.

"Jadi murni benar-benar dilepaskan,sehingga kami melakukan upaya penjemputan ini juga dalam keadaan aman tidak ada gangguan, tidak ada jebakan atau mungkin hanya propaganda KKB, tapi benar-benar dilepas tanpa syarat," kata Suseno.

Susi Pudjiastuti bersyukur Mehrtens bebas

Pendiri maskapai Susi Air sekaligus eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menelepon Mehrtens usai berhasil dibebaskan dari OPM.

Susi mengaku perasaannya campur aduk antara sedih dan bahagia.

"Tadi saya sudah bicara di video call, rasa sedih dan bahagia bercampur aduk luar biasa," kata Susi dalam keterangan video yang diterima CNN Indonesia, Sabtu (21/9).

Jokowi puji TNI-Polri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji tim gabungan TNI/Polri usai berhasil membebaskan Mehrtens.

Jokowi mengatakan upaya negosiasi panjang TNI/Polri demi menyelamatkan Philip sangat baik karena dilakukan dengan sabar tanpa tindakan represif.

"Ya ini kan proses negosiasi yang sangat panjang dan kesabaran kita untuk tidak melakukan dengan represif sehingga yang kita prioritaskan adalah keselamatan dari pilot yang disandera hingga proses panjang yang telah dilakukan TNI/Polri sudah sangat bagus, saya sangat mengapresiasi," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (21/9).

Selandia Baru lega Mehrtens bebas

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengaku lega setelah Mehrtens lepas dari cengkeraman OPM.

"Kami senang dan lega untuk mengonfirmasi bahwa Philip Mehrtens aman dan sehat dan telah dapat berbicara kembali dengan keluarganya," ujar Peters, dikutip AFP.


HALAMAN:
1 2