Anies: Peristiwa yang Dialami Affan Tidak Boleh Berulang Lagi
Anies Baswedan menyampaikan pesan atas kematian Affan Kurniawan setelah proses pemakaman di TPU Karet Bivak, Jumat (29/8) siang.
Anies yang turut melayat ke rumah duka dan melakukan salat jenazah di kawasan Menteng pada Jumat (29/8) pagi turut mengantarkan mendiang ke peristirahatan terakhir.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu turut menyampaikan doa atas kepergian pria 21 tahun tersebut.
"Insya Allah perjalanan 21 tahun ini perjalanan penuh pahala. jutaan rakyat Indonesia mendoakan ananda, menyaksikan ananda dimakamkan, yakinlah semua akan ikut memperjuangkan keadilan untuk putra bapak. semua yg ada di sini saksi memperjuangkan keadilan tidak berhenti di makam ini," kata Anies.
Dia juga berharap kejadian kelam yang berujung kematian Affan tidak terulang pada masa yang akan datang serta mengimbau agar keluarga, rekan, dan handai taulan Affan tidak gegabah mengambil keputusan.
"Peristiwa yang dialami Affan tidak boleh berulang lagi. Saya pesan kepada semua, setelah selesai pemakaman pulang ke tempat masing-masing dengan tenang dan teduh."
"Memberikan pesan kepada seluruh rakyat Jakarta dan Indonesia bahwa pengemudi ojol bisa menjadi teladan. Pulang dengan tenang dan teduh sekaligus kita perjuangkan terus keadilan untuk Affan, usut tuntas dan seluruh Indonesia menyaksikan," ujar Anies.
Sebelumnya Anies juga sempat mendoakan Affan saat sebelum salat jenazah.
Ribuan masyarakat mengantar jenazah Affan berangkat dari Menteng ke Karet Bivak.
Affan yang tewas lantaran dilindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob telah dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.20 WIB.
Berdasarkan kesaksikan Hafidz (40), rekan sesama ojol, Affan meninggal dunia dalam rangkaian aksi demonstrasi pada Kamis (28/8) malam. Affan disebut tidak sedang mengikuti demo di kawasan DPR RI.
(skt/nva)