Sempat Ricuh di Otista, Polisi Klaim Massa Telah Membubarkan Diri

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 09:58 WIB
Polisi mengklaim massa yang memprotes kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan di Jalan Otista telah membubarkan diri.
Kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan memunculkan banyak protes. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengklaim massa yang memprotes kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan di Jalan Otista, Jakarta Timur, Jumat (29/8), telah membubarkan diri setelah dilakukan proses negosiasi.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal menyebut situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi juga berangsur normal.

"Massa saat ini sudah membubarkan diri setelah kita melakukan koordinasi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, saat dihubungi, Jumat (29/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alfian turut memastikan tidak ada korban dalam kericuhan tersebut. Baik, dari anggota maupun dari massa.

"Enggak ada korban baik dari mereka," ucap dia.

Kericuhan pecah di Jalan Otista, Jakarta Timur, pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB buntut tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis Brimob pada Kamis (28/8) malam.

Alfian mengatakan dalam kericuhan itu massa sempat membakar ban. Bahkan, kata dia, seorang anggota polisi lalu lintas (lantas) juga sempat diculik.

"Yang jelas mereka bakar ban, mereka menculik salah satu anggota lalin. Kami sudah bisa mengamankan anggota kami dan saat ini kita status quo di Jalan Otista," tutur Alfian.

Seorang pengemudi ojol Affan Kurniawan menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di gedung DPR yang berujung ricuh, Kamis (28/8). Affan tewas dilindas mobil rantis yang berjalan kencang di tengah kerumunan massa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf buntut insiden itu dan mengaku pihaknya akan bertanggung jawab.

"Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi dan tentunya kami juga tadi bertemu dengan lingkungan, ada pengurus masjid, ada [pengurus] RW," kata Sigit dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyebut telah mengamankan tujuh anggota dari satuan Brimob dan dilakukan pemeriksaan. Ia memastikan proses penyelidikan akan berjalan transparan terhadap para pelaku di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.

"Tujuh [terduga pelaku], pertama berpangkat Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J," kata Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

(dis/har)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER