4 Korban Demo Termasuk 1 Ojol Masih Dirawat di RS Pelni, Kondisi Sadar

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 11:36 WIB
Sebanyak empat korban luka dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8) masih dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat.
Ilustrasi. Demonstrasi berujung bentrok di Jakarta mengakibatkan sejumlah orang terluka. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak empat korban luka dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8) masih dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat.

Keempatnya adalah laki-laki, masyarakat sipil dengan inisial FER (19 tahun), IJ (20 tahun), UM (30 tahun) dan ROM (40 tahun).

"Untuk empat korban itu saat ini sedang menjalani terapi rawat inap, kondisi dari empat korban dalam kondisi saat ini stabil, sadar, dapat berkomunikasi dan juga masih dalam observasi perawatan dari tim dokter di RS Pelni," kata Direktur RS Pelni Laili Fathiyah di RS Pelni, Jumat (29/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan satu dari empat korban yang dirawat itu adalah pengemudi ojek online yang dirawat karena luka akibat benda tumpul.

Selain empat korban yang dirawat, ada 10 korban demo yang menjalani rawat jalan. Para korban yang menjalani rawat jalan mayoritas adalah pelajar.

"Kami dari RS Pelni berkomitmen untuk bisa memberikan pelayanan kepada pasien dengan baik," katanya.

Gelombang unjuk rasa masyarakat di Jakarta memanas dua hari terakhir. Aksi berujung bentrokan antara aparat dan pedemo. 

Lemparan batu dan petasan dari pedemo dibalas dengan tembakan gas air mata dan watercanon.

Belum diketahui berapa total korban dan kerugian dalam kericuhan yang terjadi. 

Hingga Jumat (29/8) pagi, bentrok masih berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, terutama Markas Brimob yang berada di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

Massa yang mayoritas pengemudi ojek online mendatangi markas tersebut untuk menuntut keadilan atas kematian Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis saat kericuhan terjadi. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf buntut insiden itu dan mengaku akan bertanggung jawab.

"Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi dan tentunya kami juga tadi bertemu dengan lingkungan, ada pengurus masjid, ada (pengurus) RW," kata Sigit dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyebut telah mengamankan tujuh anggota dari satuan Brimob dan dilakukan pemeriksaan. Ia memastikan proses penyelidikan akan berjalan transparan terhadap para pelaku di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.

"Tujuh (pelaku), pertama berpangkat Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J," kata Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

(dis/isn)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER