
Polisi sempat menembakkan gas air mata ke arah massa ojek online yang mengepung Mako Brimob Kwitang pada Jumat (29/8) sekitar pukul 08.00 WIB.
Aksi itu dipicu setelah massa meneriakkan protes dan melempari batu ke arah personel Brimob.
Kedatangan mereka merupakan lanjutan dari aksi Kamis (28/8) yang berujung kematian driver ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis polisi.
Situasi sempat kondusif, namun kembali memanas begitu asap gas air mata menghilang.
Personel TNI AD dan TNI AL pun diturunkan ke lokasi untuk mendinginkan suasana dengan mengajak dialog massa.
Setelah berdialog, massa akhirnya mulai meninggalkan Mako Brimob.