Mafia Narkoba Gunakan Ibu Hamil Selundupkan Sabu ke Lapas di Bandung

CNN Indonesia
Minggu, 04 Jan 2026 16:36 WIB
Seorang perempuan hamil ditangkap saat menyelundupkan sabu ke Lapas Banceuy Bandung. Dia diduga dimanfaatkan mafia narkoba untuk menyelundupkan obat terlarang.
Seorang ibu hamil selundupkan narkoba ke Lapas di Bandung. (CNNIndonesia/Cesar)
Bandung, CNN Indonesia --

Seorang perempuan yang tengah hamil besar diduga dimanfaatkan mafia narkoba untuk menyelundupkan sabu dan obat-obatan keras tertentu guna ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat.

Namun, upaya tersebut ketahuan petugas. Perempuan berinisial DP tersebut kini diamankan dan dimintai keterangan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung. Petugas mengamankan DP pada Sabtu (3/1) siang tadi.

Kepada petugas, Perempuan yang tengah hamil tua itu mengaku dimintai oleh seseorang di luar Lapas, untuk menyelundupkan narkoba serta obat-obatan keras tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat diperiksa oleh petugas, dia kedapatan membawa sabu sebanyak 8 paket dan 20 butir obat," ujar Kalapas Banceuy, Eris Ramdani, kepada wartawan di Lapas Banceuy, Bandung.

Eris menuturkan sabu-sabu dan obat-obatan tersebut disembunyikan DP di sekitar payudaranya. Sabu tersebut, saat diamankan sudah menjadi paket-paket kecil yang siap diedarkan.

Petugas jaga diketahui tidak melakukan pemeriksaan menggunakan X Ray terhadap DP. Pasalnya wanita tersebut tengah dalam kondisi mengandung. Namun begitu, pemeriksaan tetap dilakukan secara manual. Alhasil, Sabtu yang disembunyikannya berhasil diamankan petugas.

"Itu ditujukan untuk saudara MS yang sedang ada di Lapas Banceuy ini. Dia narapidana kasus pencurian, vonisnya 3 tahun, sudah berada di sini sekitar 1 tahun 8 bulan," katanya.

"Jadi menurut keterangan sementara memang ada yang menitipkan dari orang luar terus menyuruh untuk ketemu dengan MS," katanya.

Saat ini baik DP dan narapidana berinisial MS tengah menjalani pemeriksaan di Lapas Banceuy, bersama dengan penyidik dari Satresnarkoba Polrestabes Bandung.

"Nanti ke depannya yang pasti kita sel-kan (MS), nanti kita tidak ada untuk remisi. Jadi kita sementara periksa dulu," kata dia.

(csr/kid)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER