Prabowo: Tak Semua Harus Masuk Pemerintah, PDIP Boleh di Luar
Presiden RI Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan sikap politik PDIP yang disebutnya memilih menjadi oposisi pemerintah hari ini.
Ia mengartikan bahwa makna sesungguhnya dari persatuan bukan berarti seluruhnya harus bergabung ke dalam pemerintahan yang dipimpinnya saat ini.
"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak, PDIP boleh di luar, boleh. Tapi, kerjasama," kata Prabowo dalam sambutan di Perayaan Natal Nasional 2025, Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo pun mencontohkan dengan sikapnya mendukung Gubernur Jakarta Pramono Anung yang merupakan kader PDIP.
Selain itu, Prabowo juga menyebut tetap menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) di provinsi yang ia menelan kekalahan di Pilpres 2024 lalu.
Pada Pilpres 2024 lalu, Prabowo kalah di Sumatera Barat dan Aceh. Suaranya di dua provinsi itu kalah dari Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Muhaimin yang merupakan Ketua PKB, saat ini adalah Menko Pemberdayaan Masyarakat di dalam kabinet pemerintahan Prabowo.
"Apakah saya larang MBG sampai ke Aceh, aku kalah juga di Aceh, tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai. Saya milik seluruh bangsa Indonesia," ucap Prabowo yang juga dikenal sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.
[Gambas:Video CNN]

