Kejagung soal TNI di Sidang Nadiem: Dari Risiko Butuh Pengamanan
Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan kehadiran anggota TNI dalam sidang mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.
Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Riono Budisantoso mengklaim kehadiran anggota TNI untuk mengamankan persidangan Nandiem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengamanan oleh TNI sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, dalam hal dari penilaian risiko terdapat kebutuhan untuk itu," ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/1).
Di sisi lain, ia mengatakan telah terdapat kesepakatan antara Kejaksaan dengan TNI dalam hal perbantuan pengamanan.
Menuruntya, permintaan bantuan kepada TNI bukanlah hal yang baru dilakukan.
"Pengamanan dengan melibatkan anggota TNI dilakukan untuk segala kegiatan kejaksaan dalam hal ini Bidang Pidsus Kejagung sepanjang dinilai perlu," katanya.
"Bukan saja persidangan, tapi juga dalam kegiatan lain dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan," imbuhnya.
Kehadiran TNI di ruang sidang sempat mendapat perhatian majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara Nadiem.
Hakim menegur tiga orang prajurit TNI karena berdiri di depan kursi pengunjung sidang atau tepat di pintu kecil akses keluar-masuk pihak berperkara.
Peristiwa itu bermula saat pengacara Nadiem, Dodi Abdul Kadir, sedang membacakan poin-poin keberatan atau eksepsi atas surat dakwaan jaksa. Ketika eksepsi akan dilanjutkan ke tim pengacara Nadiem yang lain, ketua majelis hakim Purwanto S. Abdullah menginterupsi jalannya persidangan.
"Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya?" tanya hakim.
Hakim meminta prajurit TNI yang hadir di ruang persidangan untuk menyesuaikan posisi berdiri supaya tidak mengganggu jurnalis bekerja dan pengunjung sidang lainnya.
"Mungkin bisa ambil posisi jangan berdiri di situ pak, karena mengganggu kamera. Bisa menyesuaikan pak, bisa mundur. Nanti pada saat ditutup baru maju karena terganggu juga yang dari belakang, bisa menyesuaikan ya pak," lanjut hakim.
(fra/tfq/fra)[Gambas:Video CNN]

