Update Banjir di Sitaro Sulut: 4 Warga Masih Hilang, Akses Terputus

CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 04:30 WIB
Tim SAR terus mencari 4 korban banjir bandang di Pulau Siau, Sulawesi Utara. Pencarian terhambat akses terputus dan cuaca buruk.
Banjir bandang kepung wilayah Sitaro Sulawesi Utara. (ANTARA FOTO/Stenly Rein Mes Gaghunting)
Makassar, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap 4 korban bencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut).

Komandan Tim Basarnas Manado, Rolando W mengatakan tim SAR gabungan dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses pencarian di dua lokasi berbeda.

"Untuk tim SAR gabungan kami bagi dua. Tim pertama melakukan pencarian di Siau Barat, tepatnya di Desa Lekaeng, untuk mencari satu orang anak, namun hasilnya masih nihil," ujar Rolando, Selasa (6/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rolando menjelaskan pencarian di Desa Lekaeng mengalami kendala akses. Sehingga menyulitkan tim untuk menjangkau area pencarian.

"Jalur menuju lokasi masih terputus dan tertutup material," katanya.

Sementara itu, tim kedua melakukan operasi SAR di Siau Timur, tepatnya di Desa Bahu. Dari tiga orang korban yang dilaporkan hilang, satu orang berhasil ditemukan bernama Rokman Bangsa (53).

"Di Desa Bahu kami mencari tiga orang, dan satu korban sudah ditemukan. Namun kendalanya hujan dan aliran air dari atas masih sangat deras," jelasnya.

Untuk rencana operasi selanjutnya, kata Rolando, pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari dengan pola yang sama.

"Besok kami masih akan membagi dua tim lagi. Satu tim melanjutkan penyisiran di Siau Barat, Desa Lekaeng, dan tim kedua tetap di Desa Bahu," pungkasnya.

(mir/dal)


[Gambas:Video CNN]