Wamenhaj: Kalau Mau Nebeng Naik Haji, Jangan Jadi Petugas
Wakil Menteri Haji (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak memberi peringatan keras kepada para Tim Petugas Haji yang tak bisa memenuhi tanggung jawab, komitmen, dan disiplin.
Dahnil mengingatkan kepada mereka yang hanya ingin nebeng naik haji, jangan menjadi Petugas Haji. Dia mengatakan Petugas Haji harus siap bekerja di bawah komando untuk membantu 221 ribu jemaah.
"Yang memang membutuhkan orang yang siap jadi petugas haji. Bukan orang yang nebeng naik haji," kata Dahnil dalam rapat kerja di Komisi VIII DPR beberapa waktu lalu.
Hingga hari ini, Dahnil mengatakan pihaknya telah mencopot 13 petugas haji yang tidak disiplin dan tak mengikuti aturan, berbohong, hingga sakit kronis.
Mereka umumnya tak bisa mengikuti pelatihan selama 20 hari di barak karena berbagai alasan. Dia mengingatkan, jika tak bisa, tak perlu jadi petugas haji.
"Karena mereka itu mengurusi 221 ribu jemaah. Yang memang membutuhkan orang yang siap jadi petugas haji. Bukan orang yang sekali lagi saya sebutkan, nebeng naik haji," ujar Dahnil.
Dia mengaku banyak dikontak, yang mengaku saudaranya tak siap mengikuti pelatihan. Dahnil pun menyatakan sikap tegas, jika tak siap untuk mengikuti aturan, tak perlu menjadi petugas.
Menurut dia, ada jutaan orang yang siap menjadi petugas haji. Sehingga, jika tak siap mengikuti pelatihan, siapapun tak perlu menjadi petugas.
"Ada jutaan orang yang siap menjadi petugas. Jadi kami tegaskan, ketika jadi petugas haji maka harus siap pelatihan sebulan. Harus siap ikut peraturan yang kami buat," ujar Dahnil.