Hide Ads

Posisi Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Tepat-Sesuai Konstitusi

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 01:40 WIB
Kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden dan bukan di bawah Kementerian dinilai sudah tepat dan tak perlu diubah.
Ilustrasi anggota Polri. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur'an KH Zaimul Umam Nursalim alias Gus Uman mendukung agar kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden dan bukan di bawah Kementerian.

Gus Umam menilai posisi Polri yang saat ini melapor langsung kepada Presiden sudah tepat dan tidak perlu diubah. Menurutnya kedudukan Polri di bawah Presiden juga salah satu amanat yang tertuang dalam konstitusi.

"Kami memandang bahwa kedudukan Polri di bawah presiden sangat tepat dan itu merupakan bagian dari ikhtiar konstitusional," ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya kondisi saat ini juga sejalan dengan prinsip maslahah 'ammah yang menjadi landasan utama dalam menjaga jiwa, harta, akal, agama dan kehormatan seluruh warga negara.

Dalam perspektif keislaman, kata dia, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat utama agar terlaksana kehidupan bermasyarakat yang damai, tegaknya keadilan, serta berkembangnya dakwah dan pendidikan.

"Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dengan Polri sangat diperlukan demi terwujudnya stabilitas nasional dan supremasi hukum," katanya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak wacana Polri di bawah kementerian dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR.

Sigit menyebut menempatkan Polri di bawah kementerian sama saja dengan melemahkan institusi Polri, negara, hingga Presiden.

"Oleh karena itu, apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot," ujarnya.

Sigit juga mengaku mendapat pesan yang menawarkannya menjadi menteri kepolisian. Bahkan jenderal bintang empat itu menegaskan lebih baik menjadi petani daripada menjadi menteri kepolisian.

"Saya menolak polisi di bawah kementerian, dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," tuturnya.

(tfq/isn)


[Gambas:Video CNN]