Gempa Pacitan, Belasan Rumah hingga Fasilitas Umum Rusak

CNN Indonesia
Jumat, 06 Feb 2026 22:15 WIB
Gempa M 6,2 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, menyebabkan kerusakan pada belasan rumah dan fasilitas umum.
Gempa di Pacitan Jatim,belasan rumah dan fasum rusak. (BPBD Jatim)
Surabaya, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaporkan dampak kerusakan akibat gempa magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang wilayah Pacitan terus meluas ke Kabupaten Pacitan, Blitar hingga Ponorogo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno mengatakan, data sementara hingga Jumat (6/2) siang pukul 11.00 WIB, tercatat belasan rumah warga hingga fasilitas umum turut terdampak.

"Total kerusakan sementara kini mencakup 12 unit rumah rusak ringan, 3 unit rumah rusak sedang, dan 1 unit rumah rusak berat. Selain itu, 1 tempat usaha atau kafe dan 1 kantor terpadu milik pemerintah juga dilaporkan mengalami kerusakan," kata Satriyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Kabupaten Pacitan, kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Nawangan, di sana 1 unit rumah warga di Dusun Blabak mengalami rusak berat dan satu unit rumah di Dusun Pule mengalami rusak sedang. Kerusakan lainnya juga tersebar di Kecamatan Pacitan, Pringkuku, dan Arjosari.

Sementara itu, dampak di Kabupaten Ponorogo kini meluas hingga ke fasilitas publik. Satu unit kantor terpadu di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tonatan, dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, satu rumah warga di Kelurahan Surodikraman tercatat mengalami rusak sedang.

"Di Jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, 1 fasum berupa kantor terpadu mengalami rusak," ucapnya.

Hingga saat ini, pihak BPBD Jawa Timur masih terus melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Terkait korban jiwa, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut di lokasi-lokasi terdampak.

"Korban jiwa masih dalam proses pendataan," katanya.

Saat ini, personel BPBD dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota telah diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materiil maupun potensi adanya korban.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak resmi, sembari menunggu hasil asesmen menyeluruh dari petugas di lapangan," katanya.

Sebelumnya, gempa tektonik mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) dini hari, tepat pukul 01.06 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologindan dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 6,2 yang berpusat di laut.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates, Malang, Mamuri menjelaskan bahwa titik episenter gempa berada di laut dengan koordinat 8,98 derajat lintang selatan serta 111,18 deratjat bujur timur. Lokasi ini berjarak sekitar 89 kilometer ke arah tenggara kota Pacitan dengan kedalaman pusat gempa mencapai 58 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," kata Mamuri. 

(frd/dal)


[Gambas:Video CNN]