Jimly Sebut Laporan Reformasi Polri Rampung, Tinggal Bertemu Presiden

CNN Indonesia
Senin, 09 Feb 2026 17:21 WIB
Komisi Percepatan Reformasi Polri telah merampungkan rekomendasi untuk diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Komisi Percepatan Reformasi Polri telah merampungkan rekomendasi untuk diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/FAH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Percepatan Reformasi Polri telah merampungkan rekomendasi untuk diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshidiqie memastikan draf rekomendasi tersebut sudah rampung dikerjakan pada Senin (9/2) hari ini.

"Sudah [rampung drafnya]," ujarnya kepada wartawan lewat pesan singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan itu berisi catatan yang dikumpulkan tim reformasi sebagai rekomendasi kepada presiden untuk perbaikan institusi Polri. Dalam draf itu tertuang masukan dari sejumlah elemen masyarakat selama hampir tiga bulan sejak dibentuk pada November 2025.

Jimly menambahkan saat ini pihaknya tinggal menunggu jadwal pertemuan dengan Presiden untuk penyerahan rekomendasi perbaikan tersebut.

"Tinggal tunggu waktu untuk diterima presiden," katanya.

Sebelumnya anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang juga Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut pihaknya telah mengumpulkan aspirasi secara maraton untuk menyusun draft laporan tim reformasi.

Yusril menyampaikan laporan tim reformasi besutan Prabowo Subianto itu ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.

"Kami mengadakan rapat-rapat itu agak maraton supaya target akhir bulan Januari ini sudah [rampung]," kata Yusril kepada wartawan pada Rabu (21/1).

(tfq/isn)


[Gambas:Video CNN]