Pensiunan PNS Blora Akhirnya Jadi Tersangka Penendangan Kucing

CNN Indonesia
Sabtu, 14 Feb 2026 19:00 WIB
Aksi menendang kucing hingga mati di Lapangan Kridosono Blora, Jawa Tengah (Jateng) tersebut dilakukan tersangka pada Minggu (25/1). Ilustrasi (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial PJ (60) resmi dijadikan tersangka penendang kucing, Sabtu (14/2). Aksi menendang kucing hingga mati di Lapangan Kridosono Blora, Jawa Tengah (Jateng) itu dilakukan tersangka pada Minggu (25/1).

Waktu kematian kucing bernama Mintel baru diketahui beberapa hari setelah kejadian, yakni Rabu (28/1).

"Perkembangan saat ini. Penyidik berdasarkan hasil gelar perkara sudah menetapkan tersangka yaitu saudara PJ," ungkap Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto dilansir detikJateng, Sabtu (14/2).

PJ disangkakan pasal 337 ayat 1 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana penganiayaan hewan. Polisi juga telah memeriksa 10 orang saksi.

"Pasal yang disangkakan, pasal 337 ayat 1 huruf a KUHP," jelasnya.

Selain dari pemilik kucing, beberapa barang bukti dari tersangka juga telah diamankan. Di antaranya, sepatu yang digunakan untuk menendang dan pakaian yang dikenakan saat itu.

"Sepatu merk ortuseight, celana training warna abu-abu, tas slempang warna hitam, kaos warna merah marun, topi berwarna kuning kombinasi merah," jelas Wawan.

Sebelumnya, video viral beredar di media sosial yang menunjukkan seseorang menendang kucing dengan kencang saat berlari di lapangan. Video tersebut diunggah di akun Instagram @faridaarz.

Usai menendang kucing, pria berbaju oranye yang kini menjadi tersangka melanjutkan kembali aktivitas olah raga lari. Pemilik kucing bernama Farida kemudian mengklaim kucingnya mati setelah ditendang pria tersebut. 

Polisi pun segera mengusut identitas pelaku yang ternyata berinisial PJ warga Karang Jati. Sebelumnya, PJ merupakan mantan Aparatur Sipil Negara alias ASN di pemerintahan Blora.

Selama proses penyelidikan, PJ sempat berkunjung ke rumah pemilik kucing untuk meminta maaf dan menawarkan pengganti berupa kucing Persia. Namun niat tersebut ditolak pemilik kucing.

"Sempat waktu itu bilangnya mau disiapin kucing Persia. Tapi dari kami, dari keluarga jelas menolak. Karena itu kita bukan ingin diganti kucing baru. Ingin pertanggungjawabannya," kata adik pemilik kucing, Firda Latifah pada Jumat (6/2).

(ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK