Standar Baru Heart & Vascular Center di Mayapada Hospital Surabaya
Gangguan jantung dan pembuluh darah memiliki kompleksitas tinggi dan risiko serius yang membutuhkan perawatan cepat, tepat, dan menyeluruh. Menjawab tantangan ini, Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), unit rumah sakit di bawah naungan Mayapada Healthcare, menghadirkan Heart & Vascular Center sebagai layanan kardiovaskular terpadu yang kolaboratif, komprehensif, dan berstandar internasional di Surabaya.
Heart & Vascular Center menghadirkan standar baru layanan jantung dan pembuluh darah yang lengkap, menggabungkan kekuatan kolaborasi aktif tim dokter multidisiplin dengan pendekatan yang berpusat pada pasien (patient-centered care) didukung teknologi terkini. Pendekatan ini memastikan hasil klinis yang optimal dan keselamatan pasien secara maksimal, sekaligus menghadirkan pengalaman perawatan yang lebih personal, aman, dan nyaman.
Heart & Vascular Center menegaskan langkah strategis Mayapada Healthcare dalam memperkuat ekosistem layanan jantung terintegrasi dan menghadirkan standar tinggi perawatan jantung di Indonesia, termasuk Mayapada Hospital Surabaya yang melayani masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur.
"Mayapada Healthcare senantiasa meningkatkan standar layanan kardiovaskular yang unggul dengan mengintegrasikan teknologi medis, keahlian klinis, kesiapan SDM, dan kolaborasi tim multidisiplin, sekaligus menjadikan Heart & Vascular Center sebagai acuan layanan jantung berstandar internasional di seluruh jaringan Mayapada Hospital," kata President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua mengatakan bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dan kerap memiliki kompleksitas tinggi.
Dr. Bona menjelaskan, Heart & Vascular Center di Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan layanan jantung dan kegawatdaruratan jantung yang komprehensif dengan fokus terhadap pembuluh darah, irama dan kelistrikan jantung, serta struktur dan katup jantung. Layanan ini juga didukung teknologi medis terkini dan kolaborasi aktif tim multidisiplin untuk memastikan perencanaan perawatan yang tepat, aman, dan berbasis bukti klinis.
"Mayapada Hospital Surabaya terus memperkuat standar perawatan jantung melalui Heart & Vascular Center dengan pendekatan holistik. Di sini, kami juga memiliki Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga secara menyeluruh sejak diagnosis, perencanaan terapi, tindakan, hingga pemulihan, memastikan setiap keputusan medis dipahami dengan jelas, perawatan berjalan lancar, dan menjawab setiap keraguan pasien dengan cepat dan tepat," tuturnya.
Komitmen Mayapada Hospital Surabaya atas kecepatan respons, ketepatan klinis, dan koordinasi tim pun mendapat apresiasi berupa Juara Utama Code Blue tingkat Jawa Timur.
"Tim kami menunjukkan kesiapan optimal dalam menangani berbagai simulasi kegawatdaruratan, termasuk kegawatdaruratan jantung. Pencapaian ini menegaskan kesiapan kami dalam memberikan layanan jantung yang terintegrasi dan berstandar tinggi bagi masyarakat," kata dr. Bona.
Heart & Vascular Center memiliki tiga pilar utama layanan, seperti berikut:
Advanced Treatment: layanan berbasis teknologi dan terapi jantung terkini mencakup layanan pembuluh darah (vaskular) secara minimal invasif, layanan gangguan irama jantung (aritmia), layanan kelainan struktur jantung (structural heart) seperti penyakit katup jantung dengan pendekatan terkini.
Emergency Excellence: penanganan kegawatdaruratan jantung yang terintegrasi dengan respon cepat, tepat, memenuhi standar protokol internasional, didukung dokter spesialis dan subspesialis siaga 24 jam on-site, serta dilengkapi layanan preventif Chest Pain Unit untuk deteksi keluhan nyeri dada, baik yang disebabkan oleh faktor jantung maupun non-jantung.
Team-Based Management: memastikan setiap keputusan klinis dan rencana perawatan diambil melalui kolaborasi aktif tim multidisiplin, terdiri dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, bedah jantung, anestesi jantung dan dokter subspesialis terkait, guna mendukung optimalisasi perawatan pasien.
Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular di Heart & Vascular Center Mayapada Hospital Surabaya, Dr. dr. Yan Efrata Sembiring, Sp.B, Sp.BTKV(K) menyampaikan bahwa penanganan penyakit jantung yang optimal memerlukan evaluasi klinis yang komprehensif, pemilihan terapi yang tepat berbasis teknologi medis, sertakoordinasi tim multidisiplin dalam setiap pengambilan keputusan.
Menurutnya, dengan layanan yang terintegrasi, setiap tindakan dapat disesuaikan secara lebih akurat dengan kondisi klinis pasien, sehingga keselamatan dan kesinambungan perawatan tetap menjadi prioritas utama. Heart & Vascular Center di Mayapada Hospital Surabaya menerapkan kolaborasi klinis melalui Cardiac Board yang melibatkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, bedah toraks dan kardiovaskular, dokter anestesi kardiovaskular, hingga dokter spesialis jantung anak.
"Pendekatan multidisiplin ini membantu dalam menentukan tindakan yang paling sesuai dengan kondisi klinis pasien, mulai dari Coronary Angiography (CAG), Percutaneous Coronary Intervention (PCI) termasuk Complex PCI, penanganan gangguan katup dan vaskular jantung, irama jantung, hingga terapi gagal jantung lanjut dengan dukungan alat bantu pompa jantung terkini Left Ventricular Assist Device (LVAD)," ujar dr. Yan.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Rerdin Julario, Sp.JP(K) Aritmia turut mengingatkan pentingnya menerapkan standar tinggi dalam layanan perawatan jantung, termasuk pada kasus aritmia.
"Gangguan irama jantung merupakan kondisi krusial yang memerlukan respons cepat, diagnosis akurat, dan terapi yang tepat. Penting bagi kami menerapkan pendekatan kolaboratif dengan dukungan fasilitas lengkap dan teknologi mutakhir untuk menghadirkan penanganan advanced sesuai standar internasional, sehingga pasien dapat memperoleh hasil klinis yang optimal dan keselamatan yang maksimal," katanya.
Senada, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Samuel Sudanawidjadja, Sp.JP(K), FIHA menyebutkan bahwa tindakan intervensi bukan sekadar prosedur teknis, melainkan rangkaian keputusan klinis yang membutuhkan akurasi dan koordinasi yang solid.
"Setiap intervensi kami rancang dengan perencanaan matang dan mengacu pada protokol internasional agar prosedur berjalan aman, presisi, dan berbasis evidence," ujar dr. Samuel.
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran layanan Heart & Vascular Center, Mayapada Hospital Surabaya mendorong peningkatan kesadaran akan kesehatan jantung lewat rangkaian diskusi kesehatan pada 31 Januari-26 Februari 2026 bersama komunitas, serta para mitra perusahaan dan asuransi.
Kegiatan ini turut menghadirkan tim dokter spesialis dan subspesialis jantung yang berbagi wawasan seputar kesehatan jantung secara menyeluruh, mulai dari faktor risiko seperti kolesterol, gaya hidup, dan tekanan kerja, hingga deteksi dini, pencegahan, serta penanganan medis lanjutan, guna mendukung kualitas hidup yang lebih baik dan produktif.
(rtu/rtu)