Nasaruddin Umar Buka Suara soal Sebab Sidang Isbat di Hotel
Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar membeberkan alasan menggelar sidang Isbat untuk menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/1) dilakukan di Hotel Borobudur.
Sidang Isbat biasanya digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), tepatnya di Auditorium HM Rasjidi, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena pembangunan jalan raya di depan, jalan Thamrin itu sedang dikerjakan oleh PU (pekerjaan umum) jadi kami enggak ada parkir, bahkan sempit ya," kata Nasaruddin.
Lebih lanjut, dia mengatakan kondisi itu dikhawatirkan bisa mengganggu kekhidmatan sidang. Nasaruddin menegaskan pemilihan lokasi sidang ini bukan karena alasan tertentu, kecuali masalah teknis.
"Maka dikhawatirkan terganggu tidak ada tempat parkir, gimana ya. Nah, maka itu kita tahun ini kita pindahkan ke sini dulu ya," ucap dia.
"Itu yang pertama, jadi jangan sampai nanti ditanggapi kok pindah ke hotel dari kantor, itu hanya karena faktor teknis," imbuh Nasaruddin.
Kedua, Kemenag masih mempersiapkan ruang sidang yang sesuai dan tepat.
"Di kantor kami enggak ada ruang isbat yang tepat. Nah itu. Yang kedua persiapannya kami sudah selesai," ujar Nasaruddin.
Nasaruddin berharap sidang isbat selanjutnya bisa kembali digelar di Kementerian Agama setelah perbaikan jalan rampung.
Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag sebelumnya mengatakan sidang awalnya akan digelar di Auditorium Haji Mohammad Rasjidi Kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, kemudian dialihkan ke Hotel Borobudur.
Mereka menyebut pelaksanaan sidang isbat dialihkan ke Hotel Borobudur Jakarta karena menyesuaikan kapasitas ruangan. Hal itu, katanya, merujuk surat Direktur Urusan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag.
"Merujuk surat Direktur Urusan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag, guna penyesuaian kapasitas ruang, pelaksanaan sidang isbat awal Ramadan 1447 H/2026 M dialihkan dari Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kemenag Jl. MH Thamrin, ke Hotel Borobudur, Jakarta Pusat," tulis Biro Humas dan Komunikasi Publik seperti dikutip Detik.
Sidang dimulai pukul 16.30 WIB dengan mendengarkan seminar posisi hilal terlebih dahulu. Kemudian, pada pukul 18.30 WIB baru dilakukan pelaksanaan sidang isbat.
Selanjutnya, pemerintah akan mengumumkan hasil sidang isbat melalui konferensi pers. Rencananya, hasil sidang isbat diumumkan pukul 19.05 WIB.
(isa/chri)