Polres Depok Akan Masukkan Pelaku Tawuran Ramadan ke Pesantren Kilat

CNN Indonesia
Kamis, 19 Feb 2026 10:47 WIB
Ilustrasi tawuran saat ramadan alias perang sarung. (iStock/ManuelVelasco)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Metro Depok menyiapkan program pondok pesantren kilat bagi para pelaku tawuran yang beraksi selama bulan Ramadan di wilayah kota penyangga Jakarta itu.

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengatakan aksi tawuran menjadi salah perhatian khusus dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadan.

"Jadi salah satu yang menjadi perhatian kami adalah masalah tawuran, salah satu nanti yang akan kita tindaklanjuti, bagaimana anak-anak yang terlibat tawuran ini nanti akan kita ikutkan di pondok pesantren kilat," kata Abdul kepada wartawan, Rabu (19/2).

Abdul menerangkan lewat program pondok pesantren kilat ini diharapkan dapat mengurangi angka kenakalan remaja di wilayah Depok.

"Intinya kami ingin mengurangi niatan anak-anak kita, adik-adik kita untuk melakukan tawuran, karena ini sangat merugikan apabila adik-adik ini masih ngotot, nekat, tawuran, nanti akan kita masukan ke pondok pesantren kilat di Polres Metro Depok," tutur dia.

Di sisi lain, Abdul turut menyoroti perang petasan dan perang sarung yang kerap terjadi saat bulan Ramadan. Ia berharap masyarakat, khususnya para remaja lebih banyak melakukan kegiatan positif selama bulan puasa.

"Tentu ini menjadi kajian kami dan harapan kita adik-adik atau masyarakat bisa mengisi kegiatan Ramadan dengan positif. Sehingga tadi petasan dan lain sebagainya tentu ini juga sesuai dengan regulasi yang ada, tata aturan hukum yang ada juga tidak boleh," tutur dia.

"Sehingga harapan kita jangan juga mengganggu masyarakat lain yang melakukan ibadah," sambung Abdul.

(dis/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK