Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Tertunduk Jelang Sidang Etik
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro tertunduk saat hendak menjalani sidang pelanggaran etik di kasus penyalahgunaan narkotika.
Pantauan CNNIndonesia.com di Gedung TNCC Mabes Polri, sejumlah anggota Provost Propam Polri telah berjaga di sekitar ruang sidang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu AKBP Didik digiring oleh petugas Provost menuju ruang sidang sekitar pukul 09.45 WIB. Ia terlihat menunduk saat memasuki ruang sidang yang akan menentukan nasibnya usai terjerat kasus narkoba.
Sebelumnya, Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra telah ditetapkan sebagai tersangka peredaran narkoba. Didik ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan gelar perkara pada Jumat (13/2) siang.
"Hasil Gelar Perkara, melanjutkan ke proses penyidikan terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulis, Jumat.
Eko Hadi mengatakan dalam gelar perkara tersebut Didik dinilai terbukti bersalah atas kepemilikan koper berwarna putih yang berisi narkoba di kediaman Aipda Dianita di Tangerang Banten.
Adapun barang bukti narkoba yang ditemukan berupa sabu seberat 16,3 gram, ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gr), Aprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir dan ketamin 5 gr.
Dalam perkara ini, Didik dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI No 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana dan Pasal 62 UU RI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika Jo lampiran 1 nomor urut 9 UU RI No 1 tahun 2026.
Sementara itu, Kasubit 3 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Zulkarnain Harahap mengatakan Didik juga positif narkoba berdasarkan hasil tes sampel rambut yang diuji di laboratorium atau Hair Follicle Drug Test.
"Waktu kita periksa, dia negatif. Dia dengan istrinya, dengan polwan, negatif. Akan tetapi, Propam sudah melakukan uji rambut, positif," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]

