Jakarta Hujan Sejak Dini Hari, Katulampa-Krukut Siaga 3 Angke Siaga 2

CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 06:37 WIB
Ilustrasi peringatan banjir karena curah hujan tinggi. (Istockphoto/ Ronniechua)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan tak henti mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (20/2) dini hari WIB hingga pagi ini.

Mengutip dari laman BPBD DKI Jakarta, hal tersebut berdampak pada naiknya tinggi permukaan air sungai.

Berdasarkan data per pukul 06.00 WIB pada laman BPBD DKI, ada lima pos pantau yang menginformasikan tinggi muka air sudah masuk kategori waspada (siaga 3), dan satu pos panau kategori siaga (siaga 2).

Lima pos pantau yang siaga 3 itu adalah Bendung Katulampa (90 cm), Pintu Air Karet (520 cm), Pos Pantau Krukut Hulu (160 cm), Pos Pesanggrahan (200 cm), dan Pasar Ikan-Laut (192 cm).

Sementara yang masuk kategori siaga 2 adalah Pos Angke Hulu (270 cm).

Pada Bendung Katulampa di Kota Bogor, Jawa Barat, ketinggian muka air per pukul 06.00 mencapai 90 cm. Berdasarkan grafik di laman BPBD DKI, tinggi muka air di pintu Bendung Katulampa itu terus naik sejak pukul 01.00 dini hari WIB tadi. 

Per pukul 05.00, TMA Bendung Katulampa telah mencapai Siaga 3. Kondisi dilaporkan hujan. Kondisi tinggi muka air masih terus beranjak naik per pukul 06.00 WIB.

Sementara itu Krukut Hulu mencapai titik siaga 3 pada pukul 04.00 WIB, kemudian Karet sejak pukul 02.00 WIB. Selanjutnya Pos Pesanggrahan, tinggi muka air naik dan mencapai siaga 3 sejak sekitar pukul 03.00 WIB.

Untuk Pos Angke Hulu, kondisi siaga 3 tercapai sekitar pukul 02.30 WIB, dan siaga 2 titiknya tercapai sekitar pukul 04.20 WIB. Berdasarkan data grafik pada laman yang sama, ketinggian muka air di Angke Hulu masih beranjak naik hingga data per pukul 06.00 WIB.


Mengutip dari laporan netizen yang diunggah ke media sosial seperti X dan Instagram, kondisi banjir dikabarkan sudah terjadi di beberapa titik. Salah satunya di Jalan Joglo Raya, Jakarta Barat di mana ruas jalan terendam genangan air 30-40 cm.

Kemudian di Pulo Raya, Jakarta Selatan sekitar 30-40 cm. Genangan air setinggi 40-60 cm di ruas jalan depan Makam Jeruk Purut, Jakarta Selatan membuat rute layanan Mikrotrans Jak95 Lebak Bulus-Pasar Minggu dialihkan.

Genangan air juga terjadi di sekitar Pasar Kambing, Jakarta Selatan, hingga membuat rute Minitrans 5N Ragunan-Kampung Melayu dialihkan. Pengalihan rute juga terjadi untuk 1M (Meruya-Blok M) karena genangan air di sekitar Swadarma Raya, dan rute 1C (Pesanggrahan-Blok M) di sekitar Jalan Bumi.

Rute 8E (Bintaro-Blok M) juga terkendala operasionalnya karena genangan air di sekitar Jl H Gari.

(kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK