Banjir Kepung Sejumlah Wilayah di Sulsel hingga Bali
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengakibatkan sejumlah titik yang berada di 5 kecamatan terendam banjir.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan, evakuasi, dan pertolongan kepada warga terdampak," kata Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Selasa (24/2).
Muhammad mengatakan titik banjir yang terpantau saat ini berada di Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukkang, kemudian di Kompleks Kodam III, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Manggala, Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Tallo.
"Air yang cukup tinggi berada di Kecamatan Panakukkang kisaran kurang lebih 100 cm, sementara yang lainnya hanya berada kurang lebih 30 cm," ungkapnya.
Hingga saat ini, kata Fadli situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar.
Banjir kepung sejumlah wilayah Bali
Banjir juga mengepung sejumlah wilayah Bali. Sejumlah titik tercatat mengalami bencana hidrologi seperti longsor, banjir dan pohon tumbang.
Kalaksa BPBD I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengatakan, hingga Selasa pukul 12:00 WITA tercatat ada 76 titik kejadian.
"Untuk banjir ada 42 titik, tanah longsor 5 titik, tanggul jebol 1 titik, peristiwa angin puting beliung 1 titik, pohon tumbang ada 2 titik dan senderan jebol ada di 4 titik," kata Agung Teja.
Ia menerangkan, untuk di Kabupaten Gianyar ada 4 titik pohon tumbang dan 1 titik tanah longsor. Kemudian, untuk di Kabupaten Buleleng, 2 titik pohon tumbang dan 2 titik tanah longsor. Untuk, di Kabupaten Tabanan, 2 titik pohon tumbang, 2 titik banjir, 1 titik tanah longsor.
Kemudian, untuk di Kota Denpasar ada 30 titik banjir, 2 titik pohon tumbang, 1 titik tanggul jebol, 1 titik angin puting beliung, 1 titik tanah longsor, 1 senderan jebol. Untuk di Kabupaten Badung ada 10 titik banjir dan 2 titik pohon tumbang, Kabupaten Klungkung: 1 titik pohon tumbang, Kabupaten Jembrana 1 titik pohon tumbang, dan di Kabupaten Karangasem 9 titik pohon tumbang, 3 senderan jebol.
Selanjutnya, untuk upaya penanganan banjir di Jalan Dewi Sarawati II, Seminyak, Kabupaten Badung ada 30 orang dievakuasi oleh petugas. Kemudian di Jalan Dewi Sarawati III, Seminyak, sedang dilakukan penanganan evakuasi.
Kemudian, di Jalan Gunung Athena II, Seminyak, Badung, 10 orang dievakuasi. Lalu, di Jalan Campuhan II, Legian Kuta masih penanganan banjir dan evakuasi, di
Jalan Hang Tuah, Gang Mawar, Sanur, Kota Denpasar, masih penanganan banjir dan evakuasi, di Jalan Gurita IV, Gang Cumi-cumi, Sesetan, Denpasar, petugas melakukan evakuasi 1 bayi dan 3 balita yang terjebak banjir.
Selanjutnya, di Jalan Bumi Ayu, Sanur: penanganan banjir dan evakuasi tamu oleh Polda Bali, dan peristiwa tanah longsor menimpa Pura Taman Beji di Jalan Seroja Gang Nenas, Denpasar sedang penanganan oleh BPBD Kota Denpasar.
Kemudian, senderan rumah jebol di Jalan Jepun Pipil, di daerah Gatsu Timur, Denpasar, telah diatensi oleh BPBD Bali, BPBD Denpasar dan para aparat.
"Untuk warga yang dievakuasi 30 orang, untuk bangunan rusak dan bangunan terendam sedang pendataan. Pemantauan tinggi air di Tukad Badung serta memastikan semua pintu air di dekat hilir sungai-sungai besar di Kota Denpasar dalam keadaan terpantau dan terbuka," ujarnya.