Mayat Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Ditabur Bubuk Kopi

CNN Indonesia
Senin, 09 Mar 2026 12:12 WIB
Ilustrasi. Temuan tulang belulang wanita di Depok. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di sebuah rumah di Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).

Penemuan bermula saat saksi R dan L datang ke rumah tersebut pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Kedatangan keduanya dalam rangka untuk membersihkan rumah korban.

Kedatangan keduanya ke rumah korban merupakan kali kedua sejak terakhir pada Februari 2026. Saat itu, L dan R ke rumah korban setelah mendapat informasi dari tantenya berinisial T bahwa korban sedang berada di rumah teman sekolahnya di Sukabumi, Jawa Barat.

"Sehingga rumah korban dalam keadaan kosong. Atas adanya informasi tersebut kemudian saksi L berencana untuk datang ke rumah korban untuk bersih-bersih," kata Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh dalam keterangannya, Senin (9/3).

Pada Februari, saksi L dan R yang merupakan pasangan kekasih datang ke rumah itu bersama dengan ibunya. Saat tiba di rumah korban, keadaan pintu pagar dalam keadaan terkunci gembok dari arah luar.

"Sehingga karena saksi L tidak memiliki kunci kemudian saksi dibantu Rmembuka paksa gembok tersebut. Setelah gembok berhasil dibuka, kemudian saksi L dan R masuk menuju ke pintu rumah dan ternyata pintu rumah tidak terkunci," tutur Chaerul.

Ketika ketiganya masuk, rumah sudah dalam kondisi berantakan. Saksi L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun ia tak menaruh curiga karena tidak mencium bau aneh apapun.

Karena kondisi area dalam rumah sudah berantakan, saksi pun hanya membersihkan pekarangan rumah. Setelah selesai, para saksi kemudian rumah korban dan mengganti kunci gembok pintu pagar dengan yang baru.

Hingga akhirnya pada Jumat kembali ke rumah korban untuk melanjutkan rencana bersih-bersih. Namun, di malam itu, mereka tidak langsung membersihkan rumah, dan sempat tidur di ruang tengah.

Lalu, pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB, saksi L dan R mulai membersihkan rumah dan berbagi tugas. L bertugas membersihkan area dapur, sedangka R membersihkan area tengah dan kamar kamar.

Saat sedang membersihkan kamar, R berencana memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantung plastik. Lalu, saat R menyingkap karpet di tumpukan pakaian tersebut, saksi menemukan tulang kaki manusia.

"Tiba-tiba saksi R melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering," ucap Chaerul.

"Setelah melihat hal tersebut, lalu saksi R memberitahu L setelah itu melapor ke Ketua RTdan selanjutnya ketua RT menginformasikan ke Polsek Cinere," sambungnya.

Chaerul mengungkapkan selama ini korban tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun, saat ini keberadaan suami siri korban diketahui.

Disampaikan Chaerul, beberapa harta korban juga hilang yaitu satu unit motor beserta kunci kontak dan STNK serta satu unit handphone.

Chaerul turut membeberkan berdasarkan keterangan saksi korban diketahui memiliki riwayat pertengkaran dengan suami sirinya.

"Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya," ucap dia.

Lebih lanjut, Chaerul mengatakan dari pendalaman sementara, pihaknya turut taburan kopi di jenazah korban. Kata dia, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut.

"Hasil pengecekan identifikasi ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban," kata dia.

(dis/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK