Kemenag Mulai Cairkan Tunjangan Profesi Guru Agama
Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan secara bertahap Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru Pendidikan Agama, termasuk lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno mengatakan percepatan pencairan TPG itu menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
"Sesuai arahan Menag, pencairan TPG Pendidikan Agama menjadi perhatian kami. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan guru adalah prioritas pembangunan nasional," kata Amien dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (10/3).
Amien menjelaskan Kemenag terus menyempurnakan sistem penyaluran tunjangan profesi agar lebih akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
Menurutnya, pencairan TPG Pendidikan Agama pada sekolah dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.
"Kami memastikan bahwa guru yang telah memenuhi persyaratan akan menerima haknya dengan baik," kata Amien.
Sementara itu Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) M. Munir menyampaikan TPG dicairkan bagi seluruh guru PAI pada sekolah yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku, termasuk guru yang mengikuti PPG tahun 2025 dan lulus menerima sertifikat pendidik.
"TPG ini dicairkan untuk semua guru PAI yang sudah sertifikasi, termasuk lulusan PPG tahun 2025. Total ada 209.324 penerima, termasuk 91.028 Guru dan Pengawas PAI yang lulus PPG tahun 2025," kata Munir.
Munir berharap peningkatan kesejahteraan dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran mereka dalam membentuk karakter peserta didik.
Selain guru PAI, tunjangan profesi 2026 juga diberikan kepada guru pendidikan agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha dengan data sebagai berikut:
a. Ada 5.606 guru Pendidikan Agama Kristen Non ASN yang menerima TPG 2026. Selain itu, ada 9.893 guru pendidikan agama Kristen yang lulus PPG 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
b. Ada 12.400 guru Pendidikan Agama Katolik penerima TPG 2026, terdiri atas: 8.568 guru ASN dan 3.832 guru Non ASN. Jumlah ini termasuk 5.972 orang guru pendidikan agama Katolik yang lulus PPG pada 2025.
c. Ada 6.073 guru Pendidikan Agama Hindu penerima TPG 2026, terdiri atas 4.982 guru ASN dan 1.091 guru Non ASN. Selain itu, ada 3.684 guru pendidikan agama Hindu yang lulus PPG pada 2025 dan juga menerima TPG tahun ini.
d. Ada 1.423 guru pendidikan Agama Buddha penerima tunjangan profesi 2026, terdiri atas: 561 guru Non ASN dan 862 guru ASN. Jumlah ini termasuk 512 guru pendidikan agama Buddha yang lulus PPG pada 2025.
(fra/yoa/fra)