Viral Tol Jakarta-Tangerang Rusak Berat, Jasa Marga Lakukan Perbaikan

CNN Indonesia
Rabu, 11 Mar 2026 03:00 WIB
Kerusakan parah di Jalan Tol Jakarta-Tangerang viral di media sosial. Jasa Marga melakukan perbaikan bertahap dan mengimbau pengendara berhati-hati.
Ilustrasi jalan berlubang. (CNN Indonesia/Thohirin)
Tangerang, CNN Indonesia --

Viral di media sosial yang menunjukkan ruas Jalan Tol Jakarta - Tangerang mengalami kerusakan berat. Terdapat jalan yang berlubang di sana-sini pada sejumlah ruas jalan bebas hambatan itu.

Kerusakan jalan itu viral di media sosial X yang diunggah oleh akun @txtdaritng. Dalam video berdurasi 13 detik yang diunggah pada Selasa (10/3) itu menunjukkan kondisi badan Jalan Tol Jakarta - Tangerang yang berlubang-lubang.

Akibatnya, kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Cikupa-Karang Tengah arah Jakarta pada Selasa (10/3). Antrean kendaraan mengular dari KM 37 ke KM 13.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi pada Selasa sore, kerusakan jalan paling parah berada di kawasan Karawaci. Selain itu, kerusakan juga terjadi dari arah Jakarta menuju Tangerang, seperti sebelum pintu keluar Tol Kunciran dan pintu keluar Tol Bitung.

Bahkan sebelumnya ruas tol Jakarta-Tangerang, tepatnya di KM 23 sampai KM 24 terendam banjir akibat luapan Kali Sabi, Minggu (8/3). Kondisi tersebut menyisakan kerusakan di badan jalan tol.

Lubang di badan jalan membuat kendaraan melambat dan sebagian pengendara terpaksa menghindari titik kerusakan, sehingga memicu penumpukan arus lalu lintas.

Sejumlah titik ruas Jalan Tol Jakarta - Tangerang mengalami kerusakan, terdapat  beberapa lubang yang dapat membahayakan pengendara di ruas jalan bebas hambatan itu.Sejumlah titik ruas Jalan Tol Jakarta - Tangerang mengalami kerusakan, terdapat beberapa lubang yang dapat membahayakan pengendara di ruas jalan bebas hambatan itu. (CNN Indonesia/Dodi)

Anggi, salah seorang pengguna jalan, mengaku kesal karena harus terjebak kemacetan selama berjam-jam hanya akibat kerusakan jalan yang belum diperbaiki.

"Macetnya lama sekali. Ternyata gara-gara jalan berlubang di beberapa titik. Harusnya cepat diperbaiki karena ini jalan tol,' ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut sangat merugikan pengendara. Menurutnya, sebagai jalan berbayar, ruas tol seharusnya memiliki standar pelayanan dan perawatan yang baik agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Hal senada diungkapkan salah seorang sopir truk kontainer, Madi, mengatakan kondisi jalan rusak membuat arus kendaraan melambat hingga terjadi penumpukan terutama di jam-jam padat.

"Saya mau nganter barang ke Pasar Kemis, karena lalu lintas tersendat bikin proses pengiriman jadi telat dan bikin rugi" keluh Madi.

Sebelumnya, lewat pernyataan resmi, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Plaza Tol Cililitan, Jakarta, Ginanjar Bekti R mengatakan, pihaknya telah melakukan perbaikan secara bertahap.

"Kegiatan pemeliharaan tersebut dilaksanakan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai penyedia layanan pemeliharaan jalan tol," ujar Ginanjar dalam keterangan akhir pekan lalu.

Kala itu, Ginanjar menjelaskan pekerjaan rekonstruksi rigid arah Tangerang telah dilaksanakan di lajur 1 tepatnya di KM 15+240 hingga KM 15+270 pada Senin (9/3).

Sementara pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) dilakukan di arah Jakarta pada lajur 3 di KM 26+350 hingga KM 26+250 pada Minggu (8/3).

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut," tuturnya.

Ginanjar mengimbau agar para pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Serta mengatur waktu dan rute perjalanan serta memastikan kecukupan saldo kartu elektronik guna kelancaran dalam perjalanan," imbaunya.

(dod/kid)


[Gambas:Video CNN]