Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Gelar Mudik Aman Berbagi Harapan 2026

Advertorial | CNN Indonesia
Selasa, 17 Mar 2026 17:34 WIB
Menyambut Idulfitri 1447 H, PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menyelenggarakan program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 sebagai dukungan
Jakarta, CNN Indonesia --

Menyambut Idulfitri 1447 H, PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menyelenggarakan program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 sebagai dukungan terhadap program Mudik Gratis BUMN. Program ini merupakan wujud komitmen Pegadaian dalam menghadirkan manfaat nyata dengan menyediakan fasilitas mudik yang aman, nyaman, dan terorganisir bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Kegiatan pelepasan peserta mudik dilaksanakan pada Senin (16/3) di Kantor Pegadaian Area Kramatjati, Jakarta Timur. Total 500 peserta pemudik diberangkatkan menggunakan armada bus menuju sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa, di antaranya Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Madiun, dan Purwokerto.

Program Mudik Aman Berbagi Harapan menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat menjelang Lebaran. Selain fasilitas transportasi secara gratis, para peserta mudik juga memperoleh berbagai perlengkapan perjalanan seperti kaos peserta, goodie bag, konsumsi perjalanan, serta perlengkapan lain yang mendukung kenyamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, dalam sambutannya menyampaikan harap agar program mudik tahun ini berjalan lancar bagi semua pihak.

"Pegadaian untuk tahun ini, seperti biasa setiap tahun kami sudah melakukan kegiatan mudik bersama ini. Mungkin temanya setiap tahun bisa berganti. Dan tema tahun ini adalah Mudik Aman Berbagi Harapan, jadi harapan kita mudiknya aman, bisa selamat sampai tujuan, dan juga ada harapan lagi akan lebih baik bagi bapak-ibu yang ikut mudik ini," ujar Eka.

Sebelum hari keberangkatan, Pegadaian telah melakukan berbagai persiapan, meliputi perencanaan kuota peserta dan kota tujuan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti instansi perhubungan dan pihak keamanan, hingga proses pendaftaran serta verifikasi data peserta. Seluruh tahapan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai standar keselamatan.

Pada hari pelaksanaan kegiatan, rangkaian acara diawali dengan registrasi ulang peserta, serta penukaran tiket fisik dengan gelang identitas dan paket merchandise. Selanjutnya, dilaksanakan seremoni pembukaan yang mencakup penyerahan simbolis perlengkapan mudik kepada perwakilan peserta.

Acara ini dihadiri langsung oleh para pejabat PT Pegadaian, seperti Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis, Ferdian Timur Satyagraha; Direktur Jaringan dan Operasi, Eka Pebriansyah; Direktur Manajemen Risiko, Legal, Kepatuhan, dan Umum, Ismail Ilyas; Direktur Teknologi Informasi dan Digital, Yos Imam Jaya Dappu, serta Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan.

Hadir juga dari pejabat pemerintah seperti Camat Jatinegara, Endang Kartika Wahyuningsih; Lurah Cipinang Cempedak, Rico Eka Putra Rifai; Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, serta Kasatpel Perhubungan Kecamatan Jatinegara, Esa Feraninta Pinem.

Eka menyatakan, pada tahun ini Pegadaian menyediakan total 84 armada transportasi, terdiri dari 78 bus, 5 kapal laut, serta layanan kereta api dengan cakupan wilayah keberangkatan dan tujuan mulai Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara dan Manado.

Khusus di Jakarta, keberangkatan peserta mudik dilakukan dari dua titik, yaitu Pegadaian Kebon Nanas dan Universitas Budi Luhur, dengan total sekitar 10 bus yang memberangkatkan 500 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Harapan kita bapak ibu yang mudik ini melaksanakan kegiatan selama di kampung halaman dalam keadaan sehat walafiat. Dan nantinya bisa kembali dalam keadaan sehat juga," tambah Eka.

Ia menambahkan, bahwa program yang diselenggarakan Pegadaian merupakan program mudik satu arah. Hal ini dikarenakan jadwal kepulangan para pemudik yang berbeda-beda, mulai dari H+7, dua minggu setelah Lebaran, hingga satu bulan kemudian, sehingga penyelenggaraan arus balik secara bersama-sama menjadi lebih sulit dilakukan.

Sementara itu, Camat Jatinegara, Endang Kartika Wahyuningsih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi guna meningkatkan kenyamanan masyarakat, khususnya nasabah Pegadaian.

"Pegadaian melepas sebanyak 500 pemudik. Artinya kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat bukan hanya membantu menyelesaikan kebutuhan finansial, tetapi juga berbagi dengan penuh harapan. Kita berharap semua berangkat dengan keadaan sehat walafiat dan sampai ke tujuan dengan selamat," ujar Endang.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian, Dede Kurniawan, menyatakan bahwa program mudik ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk terus memberikan manfaat nyata.

"Melalui program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026, Pegadaian ingin membantu masyarakat, khususnya nasabah dan masyarakat umum, agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan terorganisir. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para pemudik yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman," ujar Dede.

Melalui penyelenggaraan program mudik ini, Pegadaian berharap dapat membantu masyarakat menjalani mudik yang lebih aman dan nyaman, sekaligus berkontribusi dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional menjelang Idulfitri 1447 H. Program ini juga menjadi bagian dari peran aktif Pegadaian sebagai Badan Usaha Milik Negara dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

(adv/adv) Add as a preferred
source on Google