Kajari dan Kasipidsus Karo Diperiksa soal Intimidasi Amsal Sitepu

CNN Indonesia
Rabu, 01 Apr 2026 12:31 WIB
Kepala Kejaksaan Karo dan Kasi Pidsus diperiksa terkait dugaan intimidasi terhadap terdakwa Amsal Sitepu. Proses klarifikasi sedang berlangsung.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Reinhard Harve Sembiring diperiksa terkait dugaan intimidasi kepada terdakwa Amsal Sitepu. (Arsip Istimewa)
Medan, CNN Indonesia --

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Reinhard Harve Sembiring diperiksa terkait dugaan intimidasi kepada terdakwa Amsal Sitepu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Harli Siregar menyebut saat ini proses klarifikasi terhadap keduanya sedang berjalan.

"Sedang diklarifikasi," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Harli menyebut pemeriksaan itu tidak terkait subtansi perkara kasus dugaan mark-up pembuatan video profil desa oleh videografer Amsal Christy Sitepu.

Akan tetapi terkait aduan dari Amsal Sitepu yang mengaku diintimidasi oleh jaksa lewat pemberian kue bronis saat di Lapas.

"Tetapi bukan soal substansi perkara. Ada aduan katanya ada upaya terdakwa dibungkam, makanya dicek betul gak," tuturnya.

Sebelumnya Videografer Amsal Sitepu mengungkap kesaksian dugaan intimidasi yang diterima dirinya dari jaksa dalam kasus dugaan korupsi pembuatan serial video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Dugaan intimidasi ia terima lewat bronis coklat yang diberikan jaksa di Rutan Tanjung Gusta, Medan. Saat memberikan bronis tersebut, kata Amsal, jaksa memintanya untuk mengikuti seluruh proses persidangan dan tidak perlu melakukan keributan.

"Dia ngomong langsung dengan saya di rutan ini, 'udah ikutin aja alurnya. Enggak usah ribut-ribut. Tutup konten-konten itu. Ada yang terganggu'," ujar Amsal.

Namun, dia menolak intimidasi itu, dan menegaskan akan terus melawan. Amsal menegaskan bahwa dirinya merupakan korban kriminalisasi atas perbuatan yang tidak pernah ia lakukan.

"Saya bilang, tidak, saya akan tetap lawan. Walaupun saya tahu banyak orang bilang kau akan dibenam. Kalau kau lawan, kau akan dibenam. Tapi saya bilang, saya enggak takut. Karena saya enggak salah," ujar Amsal.

(fra/tfq/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]