Karhutla Landa Ratusan Hektare di Tiga Daerah Riau
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di tiga kabupaten/kota Provinsi Riau dengan luas lahan terbakar mencapai ratusan hektare.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menyampaikan saat ini pihaknya masih melakukan pemadaman di tiga klaster yakni Kabupaten Bengkalis, Pelalawan dan Kota Dumai.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk lokasi Titi Akar (Bengkalis) sekitar 200 ha. Untuk yang di Merbau Pelalawan sekitar 700 hektare. Detailnya nanti perlu pakai citra satelit," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Rabu (1/4).
Luas tersebut, katanya, masih memakai estimasi lapangan dari jarak yang dihitung dengan global positioning system (GPS). Ia berkata akan memastikan luas lahan terbakar dengan mengukur menggunakan citra satelit.
Untuk klaster karhutla pertama berada di Desa Titi Akar dan Teluk Lecah, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Pada Desa Titik Akar tersebut beroperasi tiga regu Manggala Agni dari Dumai, Sarolangun (Jambi) dan Musi Banyuasin (Sumsel).
Kedua, klaster Dumai Kota dilakukan pendinginan atau penuntasan sisa-sisa kebakaran wilayah oleh Tim Daerah Operasi Dumai. Pada klaster Pelalawan berada di Desa Merbau, Kecamatan Bunut oleh satu regu Daops Rengat bersama tim dari regu pemadam kebakaran PT Arara abadi.
Sebelumnya, di Pelalawan juga terjadi karhutla di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti dan Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar.
"Pulau Muda pendinginan dan Teluk Dalam sudah padam," ujarnya.
Selain pemadaman, saat ini operasi modifikasi cuaca juga terus berlanjut untuk memastikan setiap potensi awan bisa menjadi hujan di beberapa lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
"Operasi modifikasi cuaca masih dilakukan, dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan tentunya ada peran satuan tugas karhutla di daerah," ujarnya.
(antara/wis) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

