PT GWS Janji Perbaiki Rumah Warga Terdampak Ledakan Pabrik Sidoarjo

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 06:36 WIB
PT Great Wall Steel bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga akibat ledakan pabrik Sidoarjo, Jawa Timur.
PT Great Wall Steel bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga akibat ledakan pabrik Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: CNNIndonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Manajemen PT Great Wall Steel (GWS), Kecamatan Waru, Sidoarjo menyatakan komitmen untuk bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga di sekitar area pabrik akibat insiden ledakan pabrik yang terjadi Senin (6/4) sore.

HRD & General Affair (GA) PT GWS, Heri Prasetyo memastikan akan mendata dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk proses perbaikan fisik bangunan yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku telah menerima informasi adanya sejumlah rumah warga di sekitar pemukiman yang mengalami kerusakan ringan. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak akan lepas tangan terkait dampak ledakan tersebut.

"Jadi, mungkin bisa sampaikan bahwa untuk warga yang memang ada kerusakan, karena kita juga tidak bisa menduga sampai sejauh mana kekuatan ledakan itu ke warga, yang jelas saya minta tolong kepada Pak Kades untuk mendata dan mengidentifikasi," kata Heri, Senin malam.

Heri menambahkan, koordinasi dengan Kepala Desa (Kades) setempat telah dilakukan untuk memastikan data kerusakan di lapangan. Rencananya, manajemen perusahaan akan turun langsung ke lokasi permukiman untuk melihat kondisi kerusakan untuk menentukan langkah rehabilitasi yang diperlukan.

"Besok [hari ini] mungkin saya bisa datang ke lokasi dan sebagainya. Yang jelas, kami bertanggung jawab. Jadi, ini pesan dari pimpinan seperti itu. Enggak apa-apa, jadi nanti biar masing-masing pimpinan atau pemangku wilayah menyampaikan kepada kami," ucapnya.

Sejauh ini terdapat empat rumah warga di Kecamatan Waru yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut. Selain itu dua rumah warga di Kutisari, Surabaya, juga mengalami kerusakan serupa.

Sebelumnya, sebuah ledakan keras terjadi di kawasan industri peleburan baja PT Great Wall Steel (GWS) di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (6/4) sore.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara, insiden maut tersebut terjadi saat sejumlah pekerja tengah melakukan aktivitas pemotongan material logam.

"Kejadiannya di PT GWS Kecamatan Waru. Kronologinya itu ada 2 orang yang melakukan pemotongan atas nama P dan J. Kemudian pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender itu ada terjadi ledakan dari las besi itu," kata Christian saat dikonfirmasi.

Sementara itu seorang kernet atau kenek truk eksternal dilaporkan meninggal dunia akibat diduga terkena serpihan ledakan.

"Kemudian ada korban atas nama inisial R, meninggal dunia," lanjutnya.

Untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta unsur keamanan di lokasi proyek, tim gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polsek setempat telah diterjunkan. Selain itu, tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim juga didatangkan ke lokasi untuk  identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

(frd/wis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]