Bandar Narkoba 'The Doctor' Ditangkap Bareng Wanita Asal Kazakhstan

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 21:23 WIB
Bandar Narkoba The Doctor alias Charlie alias Andre Fernando ditangkap tim gabungan saat sedang bersama perempuan asal Kazakhstan. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bandar narkoba The Doctor alias Charlie alias Andre Fernando ditangkap tim gabungan saat sedang bersama perempuan asal Kazakhstan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso Andre ditangkap oleh tim gabungan bersama Hubinter Polri dan kepolisian Malaysia di Crowne Plaza Penang, pada Minggu (5/4) sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

"Yang bersangkutan berada di Crowne Plaza Penang Straits City di kamar nomor 1923 bersama satu orang perempuan kewarganegaraan Kazakhstan bernama Bibigul Robetsonsky," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4).

Eko menjelaskan dari hasil penggeledahan diketahui jika Andre tidak membawa paspor. Sehingga tidak bisa langsung dipulangkan sebelum diterbitkannya Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) oleh KJRI Penang.

Ia mengatakan Andre juga sempat melarikan diri ketika mengetahui dirinya menjadi buronan Bareskrim Polri. Eko menyebut Andre juga sempat membuang Iphone 16 miliknya di jalan tol dari Kuala Lumpur ke arah Selangor d

"Dengan maksud menghilangkan jejak dan barang bukti yang ada di handphone tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Eko menyebut Andre tercatat meninggalkan wilayah Indonesia sejak tanggal 20 Februari 2024 dengan menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ326 dari Juanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Ko Erwin. Kasus Koh Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.

Andre disebut merupakan sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Ko Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB. Ko Erwin diketahui 2 kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026.

Transaksi pertama senilai Rp400 juta per 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp400 juta dengan sabu yang diterima seberat 3 kg.

Ko Andre memiliki jaringan di daerah Riau. Ia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferarri dan Lamborgini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.

(fra/tfq/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK