Pramono Prioritaskan MRT-TransJabodetabek Tarik Wisatawan ke Kota Tua
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa revitalisasi akses transportasi di kawasan Kota Tua akan memprioritaskan penyelesaian proyek Moda Raya Terpadu (MRT) dan pembukaan rute TransJabodetabek terintegrasi guna menarik minat wisatawan.
Pramono mengatakan, target terdekatnya adalah merampungkan jalur MRT fase dua agar dapat segera menjangkau kawasan bersejarah tersebut.
"Yang sekarang ini yang akan kita selesaikan adalah yang pertama MRT sampai dengan Kota Tua, mudah-mudahan di tahun 2029 awal sudah selesai," ungkapnya.
Sebagai langkah integrasi tambahan, Pramono juga berencana mengadopsi proyek konektivitas transportasi di kawasan Blok M dengan membuka akses TransJabodetabek yang terhubung langsung ke Kota Tua.
"Kemudian membuka TransJabodetabek ke Kota Tua seperti yang dilakukan ke Blok M," ucap Pramono.
Ia optimistis sinergi berbagai moda angkutan umum ini nantinya akan menghidupkan kembali denyut pariwisata di utara Jakarta.
"Karena kalau itu sudah dilakukan nanti KRL-nya jalan, MRT-nya jalan, TransJabodetabek atau TransJakarta-nya jalan ke Kota Tua, saya yakin Kota Tua akan menjadi tempat baru yang akan dikunjungi warga masyarakat dan terutama memang Kota Tua kita siapkan untuk menarik tourism," ujar Pramono.
Terkait wacana pembangunan trem di kawasan Kota Tua tersebut, Pramono menilai rencana itu masih membutuhkan evaluasi yang komprehensif sebelum dieksekusi.
"Untuk trem Kota Tua, apa yang disampaikan oleh Pak Wakil Gubernur tentunya perlu dikaji lebih dalam," ujar Pramono.
(kna/kid)