Demo Buruh di DPR Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru dan Hapus Outsourcing

CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2026 12:03 WIB
Ilustrasi. Ratusan buruh FSPMI demo di depan DPR RI, menuntut pengesahan UU ketenagakerjaan baru dan penolakan outsourcing dan upah murah. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4).

Presiden FSPMI, Suparno mengatakan aksi hari ini diikuti buruh yang berasal dari wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Ia menyebut ada dua tuntutan utama dalam aksi hari ini. Pertama, mendesak DPR RI segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru. Kedua, menolak praktik outsourcing serta upah murah.

"Segera sahkan undang-undang ketenagakerjaan yang baru sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi 168 tahun 2024 lalu. Kedua adalah hapus outsourcing dan tolak upah murah," kata Suparno di lokasi aksi.

Ia menyinggung proses pembahasan UU Ketenagakerjaan yang menurutnya lamban. Suparno mengatakan buruh belum melihat adanya naskah akademik untuk menyusun UU tersebut.

"Padahal kalau pembuatan undang-undang baru maka naskah akademik menjadi wajib, tapi sampai hari ini kami belum melihat mana naskah akademiknya apalagi tentang bagaimana pembahasannya," katanya.

Suparno mengatakan aksi hari ini merupakan bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei mendatang.

"May Day nanti FSPMI akan full kita akan turun semua ke sini, saya pastikan di Banten, DKI, Jabar, May Day akan turun ke DPR RI ini sekitar 25.000 peserta aksi May Day," ujarnya.

(yoa/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK