Banjir dan Longsor Kepung 5 Desa di Wilayah Cianjur

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 01:30 WIB
BPBD Cianjur laporkan banjir dan longsor di lima desa, merusak rumah dan fasilitas umum.
Ilustrasi. Banjir di Cianjur. (Istockphoto/ Jaykayl)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banjir dan longsor melanda lima desa di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) hingga menyebabkan empat rumah rusak dan sembilan jiwa mengungsi sementara.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan cuaca ekstrem menyebabkan banjir dan longsor di lima desa, yakni Desa Wangunjaya, Karyamukti, Mekarjaya, Susukan, dan Campaka.

Banjir dan longsor sejak Minggu malam hingga Senin dini hari itu juga merusak fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan, sehingga tidak dapat dilalui sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bencana alam longsor dan banjir kembali terjadi di wilayah Kecamatan Campaka dan Cibeber. Petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat, rata-rata ketinggian air 50 sentimeter merendam perkampungan karena luapan sungai," katanya mengutip Antara, Senin (27/4).

Data sementara mencatat banjir merendam lebih dari 100 rumah di Kecamatan Campaka dan 30 rumah di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan rumah maupun warga yang mengungsi dari kedua lokasi tersebut.

Setelah hujan reda, warga dibantu petugas gabungan dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan mulai membersihkan lingkungan dari sampah dan material sisa banjir lainnya.

Longsor paling parah terjadi di Desa Wangunjaya. Bencana ini menyebabkan dua rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan, serta 12 rumah lainnya terancam. Material longsor juga menutup jalan penghubung antardesa.

Seiring cuaca ekstrem di sebagian besar Cianjur terutama pada petang dan malam, pihaknya mengimbau masyarakat, terutama di wilayah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Segera mengungsi ketika melihat tanda alam, terutama ketika hujan deras dengan intensitas lebih dari dua jam pada malam hari," katanya.

(tim/dal) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]