Kloter Jemaah Haji dari Papua, 85 Persen Asal Bugis-Makassar

CNN Indonesia
Senin, 11 Mei 2026 08:23 WIB
Kepala Kanwil Haji dan Umrah Papua menerangkan kuota jemaah haji yang berasal dari empat provinsi di Papua tahun ini turun jadi 933, tahun lalu kuotanya 1.076.
Ilustrasi. Sejumlah calon jemaah melakukan manasik haji beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Makassar, CNN Indonesia --

Sebanyak 933 jemaah haji asal Papua yang tergabung di Embarkasi Makassar didominasi warga keturunan Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Berdasarkan data Kantor Wilayah (Kanwil) Haji dan Umrah Papua, dari total jemaah haji asal Papua tahun ini, sekitar 80 hingga 85 persen adalah keturunan suku di Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kanwil Haji dan Umrah Papua, Musa Narwawan mengatakan hal itu terjadi karena  mereka yang telah lama bermukim di Papua.

"Khususnya orang Bugis dan Makassar yang sudah lama mendiami Papua, terutama di Kota Jayapura dan sekitarnya. Kalau dilihat sekarang ini sekitar 80 sampai 85 persen," kata Musa di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu (10/5).

Selain itu, kata Musa, terdapat juga jemaah haji Papua yang sejatinya berasal dari Jawa dan Sulawesi Tenggara.

Sementara terkait kuota jemaah haji asal Papua terbagi empat provinsi yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan. Musa mengatakan jumlah kuota tahun ini turun dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.076 jemaah.

"Dulu kuota kita 1.076 jemaah, sekarang menjadi 933. Penurunan ini terjadi karena adanya perubahan skema pembagian kuota," jelasnya.

Musa menjelaskan sistem pembagian kuota berdasarkan jumlah penduduk muslim di suatu daerah. Namun, setelah adanya aturan baru ini, pembagian kuota telah menggunakan sistem daftar tunggu.

"Dengan rumus baru itu, kuota Papua berkurang sekitar 100 lebih jemaah sehingga tersisa 933 untuk Papua Raya," ungkapnya.

Banner Microsite Haji 2026

Sedangkan, masa tunggu haji di Papua, kata Musa rata-rata 26 tahun dengan jumlah daftar tunggu per 31 Desember mencapai 26 ribu.

"Dulu masa tunggunya sekitar 27 sampai 28 tahun, sekarang turun menjadi 26 tahun," katanya.

jemaah haji asal Papua tahun ini akan diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar dengan pembagian dua kloter penuh dan satu kloter gabungan.

"Dua kloter penuh berasal dari Papua, sedangkan kloter 31 bergabung dengan Provinsi Sulawesi Selatan," ujar Musa.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]