Sudah Ada 15, Pramono Buka Peluang Tambah Kelompok Gratis Transum

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 13:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno menaiki bus Transjakarta dan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta ke Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO- Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang untuk menambah golongan baru dalam 15 golongan gratis transportasi umum di ibu kota RI tersebut.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus mengampanyekan pemanfaatan 15 golongan gratis untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Kemungkinan akan kita tambah golongannya, akan kita gratiskan. Karena supaya subsidi silangnya itu lebih adil, bagi yang tidak mampu, gratis. Bagi yang mampu, ya, bayarnya lebih tinggi sedikit," kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (11/6) dikutip dari Antara.

Dia pun berjanji untuk mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh terkait penyesuaian tarif Transjabodetabek agar tidak membuat warga kembali menggunakan transportasi pribadi.

Lebih lanjut, dia memastikan tarif Transjabodetabek akan dipertimbangkan berdasarkan jarak, sehingga penyesuaian tarif tersebut tidak membebani masyarakat dalam kondisi saat ini.

"Tidak semua Transjabodetabek kenaikannya akan tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam kondisi yang seperti ini," ungkap Pramono.

Sebelumnya, dia menegaskan komitmennya untuk membuat Jakarta menjadi kota yang nyaman bagi warganya.

Untuk itu, Pramono akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan besaran tarif baru Transjabodetabek.

Namun meski tarif Transjabodetabek dilakukan penyesuaian, dia mengatakan pihaknya tetap akan menambah armada agar layanan tersebut lebih baik dan lebih nyaman bagi pengguna.

"Supaya habit atau perilaku orang naik transportasi umumnya meningkat, dan itu yang akan kami lakukan," ungkap Pramono.

Pada Rabu (10/6) kemarin, Pramono menyatakan optimismenya bahwa pengguna transportasi umum tetap meningkat meski dilakukan penyesuaian tarif Transjabodetabek, terlebih di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi pekan ini.

"Apalagi dengan kenaikan BBM ini, maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar," kata Pramono di Menteng, Rabu kemarin.

Pram--sapaan akrab Pramono--saat ini konektivitas transportasi umum di Jakarta sudah mencapai 93 persen. Jadi, meskipun pengguna transportasi umum masih di bawah 30 persen, Pram meyakini jumlah tersebut bisa meningkat.

Pramono menargetkan jumlah pengguna transportasi umum naik 5 hingga 10 persen setiap tahun. Kenaikan itu pun diharapkan dapat mengatasi persoalan kemacetan dan polusi di ibu kota.

Selain menggratiskan transportasi umum untuk 15 golongan, Pramono juga berupaya meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum dengan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2025.

Melalui instruksi tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk menggunakan transportasi umum setiap Rabu.

(antara/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK