Kapolres Parepare Bantah Intervensi Penerbitan Sertifikat Dapur MBG

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Jun 2026 03:31 WIB
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di salah satu dapur SPPG yang dikelola yayasan terafiliasi Polri.
Ilustrasi dapur SPPG. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
Makassar, CNN Indonesia --

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha menanggapi tudingan diduga dirinya ikut campur dalam penertiban Sertifikat Laik Higenis dan Sanitasi (SLHS) salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Lumpue, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Dapur makanan bergizi gratis (MBG) milik Polres Parepare belum mendapatkan SLHS sebagai salah satu syarat untuk menjalankan dapur tersebut.

Namun, SPPG belum dapatkan SLHS, karena belum beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk mendapatkan SLHS itu, harus beroperasi dulu untuk pengambilan sampel. Kalau belum beroperasi, apanya yang mau diambil sampel," kata Indra kepada CNNIndonesia.com, Jumat (12/6).

Kepala SPPG Polres Parepare, Muhammad Nur Akram Mulha mengatakan salah satu syarat penerbitan SLHS yakni harus ada pengambilan sampel makanan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) ketika dapur tersebut sedang beroperasi.

"Memang harus diurus saat operasional berjalan dan Dinkes harus melihat langsung proses pengolahan hingga pendistribusian makanan, untuk memastikan semuanya sesuai standar," kata Akram.

Akram menjelaskan SPPG Polres Parepare telah menjalani seluruh tahapan pemeriksaan yang menjadi syarat untuk mendapatkan SLHS tersebut. Sedangkan untuk IKL sudah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan yang telah ditetapkan.

"Sertifikat SLHS-nya, tinggal tunggu diterbitkan dari Dinas Kesehatan, karena seluruh pengujian sampel dan inspeksi kesehatan lingkungan sudah sesuai standar," jelasnya.

Akram menegaskan bahwa seluruh makanan MBG tersebut sebelum didistribusikan harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan diuji oleh petugas food safety agar dipastikan keamanan dari makanan itu ketika dikonsumsi oleh para siswa.

"Pengujian keamanan makanan dilakukan setiap hari sebelum disalurkan ke sekolah," katanya.

Diketahui SPPG Polres Parepare melayani sekitar 1.839 penerima manfaat yang terdiri dari siswa PAUD, SD, SMP dan SMA serta peserta posyandu.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]