3 Anggota DPRD TTU Diperiksa Dugaan Intimidasi Dokter Icha Hari Ini

CNN Indonesia
Senin, 29 Jun 2026 10:44 WIB
Almarhum dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau Dokter Icha disemayamkan di rumahnya di NTT, Senin (26/6). (Foto: CNN Indonesia/Elly)
Kupang, CNN Indonesia --

Polres Timor Tengah Utara (TTU) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi terhadap dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau Dokter Icha yang berujung bunuh diri.

Tiga anggota DPRD TTU yang diduga terlibat intimidasi terhadap Dokter Icha adalah Theresius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), Veronika Lake (PDIP).

Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papoteh mengatakan ketiganya akan diperiksa hari ini, Senin (29/6).

"Hari ini jadwal pemeriksaan," katanya lewat pesan tertulis, saat dikonfirmasi CNN Indonesia.

Eliana menuturkan surat penggilan terhadap tiga anggota DPRD TTU telah dilayangkan beberapa waktu lalu.

"Surat panggilan untuk 3 anggota dewan (yang melakukan intimidasi) sudah kami kirim," ujarnya.

Dokter Icha diduga mengalami depresi kemudian memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri diduga setelah mendapat intimidasi dari sejumlah anggota DPRD TTU.

Intimidasi diduga dialami Dokter Icha di Rumah Sakit Umum (RSU) Leona Kefamenanu, tempat ia bertugas, saat sedang melakukan tindakan medis terhadap seorang anak yang terkena gigitan ular pada 13 Juni 2026 lalu. Disebut-sebut bahwa anak yang terkena gigitan ular itu adalah keponakan dari Theresius Lazakar.

Dokter Icha bunuh diri di rumahnya pada Jumat (26/6). Pantauan CNN Indonesia di rumah duka di Perumahan RSS Baumata Senin (29/6), upacara pemakaman terhadap almarhumah Dokter Icha dimulai pukul 11.00 Wita.

Ratusan pelayat memadati tenda duka untuk menyampaikan rasa duka dan penghormatan terakhir terhadap Dokter Icha.

Tangis orang tua dan dua adik mendiang pecah ketika keluarga, kerabat dan teman-teman Dokter Icha masuk dan memberi penghormatan terakhir.

(ely/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK