Saksi Sebut Mulut Anggota DPRD Bau Alkohol Saat Intimidasi Dokter Icha

CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2026 13:22 WIB
dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni alias dr. Icha yang mengalami depresi lalu ditemukan meninggal bunuh diri di rumahnya pada Jumat (26/6). (CNN Indonesia/Elly)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua dari tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) yang diduga mengintimidasi dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha (27) diduga dalam keadaan mabuk saat melakukan intimidasi.

Dokter Icha meninggal gantung diri diduga depresi setelah diintimidasi.

Deiberitakan detikcom, Keluarga menyebut dua anggota DPRD itu mabuk saat mengintimidasi dokter Icha berdasarkan hasil dari pemeriksaan 23 orang saksi.

"Setelah kami telusuri, sekitar 23 orang saksi itu (sebut) ada bau miras alkohol saat mereka (anggota DPRD) masuk ke ruang IGD. 23 orang itu siap untuk menjadi saksi ketika kami lanjutkan ke laporan pidana," kata paman sekaligus juru bicara keluarga, Fabianus Banase, saat ditemui di rumah duka di RSS Baumata, Kabupaten Kupang, seperti dikutip detikcom, Senin (29/6).

Menurut Fabianus, insiden bermula ketika dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan pasien anak dengan gigitan ular. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi, katanya, kedua anggota dewan tersebut berbau alkohol.

"Menurut saksi-saksi yang ada saat itu di Rumah Sakit Leona, Robertus Tubani dan Terensius Lazaka, mengonsumsi minuman keras. Saat keduanya berbicara berhadapan dengan dokter dan petugas medis lainnya, mulut mereka tercium berbau alkohol," kata Fabianus.

Selain kesaksian para tenaga medis dan pihak yang berada di lokasi, keluarga mengaku juga menerima dokumentasi berupa foto yang diambil saat kejadian berlangsung.

"Saat membentak (Icha) itu bau alkohol. Ada juga fotonya yang dikirimkan kepada kami sebagai keluarga," katanya.

Keluarga juga menyayangkan tidak adanya CCTV di area IGD RS Leona Kefamenanu. Menurut Fabianus, kondisi tersebut menyulitkan proses pembuktian apabila kasus ini berlanjut ke ranah hukum.

Baca berita selengkapnya di sini.

(detik/ugo)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK