Polisi Tangkap Pencuri Bercelurit yang Beroperasi di Sudirman

CNN Indonesia
Sabtu, 05 Sep 2026 18:52 WIB
ilustrasi penangkapan
Seorang pria berinisial SP diamankan setelah diduga mencoba mengambil barang milik seorang warga di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (4/9) malam dengan clurit. (iStockphoto/LukaTDB).
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria berinisial SP diamankan setelah diduga mencoba mengambil barang milik seorang warga di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (4/9) malam. Dalam kejadian tersebut, petugas turut mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit yang diduga dibawa oleh pria tersebut.

Peristiwa bermula ketika korban berinisial HV sedang beristirahat di depan Gedung WTC Sudirman. Korban terbangun setelah merasa tas ranselnya sedang dibuka. Saat mengetahui ada seseorang yang diduga berusaha membuka tas tersebut, korban kemudian menegurnya.

Berdasarkan keterangan awal korban sebagaimana disampaikan Polda Metro Jaya dalam keterangan resmi mereka, pria tersebut kemudian mengeluarkan celurit dan mengarahkannya ke korban. Korban lantas meminta pertolongan hingga sejumlah warga dan pengemudi ojek online di sekitar lokasi datang membantu dan mengamankan pria tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi mengenai kejadian itu kemudian diterima dua personel Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya yang sedang bertugas di Pos Lalu Lintas depan Universitas Atma Jaya, Semanggi, sekitar pukul 21.00 WIB. Keduanya segera mendatangi pos keamanan Gedung Sampoerna Strategic dan mengamankan pria tersebut beserta sebilah celurit.

Selanjutnya, pria berinisial SP bersama korban dibawa ke Piket Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut. Polisi saat ini masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk meminta keterangan para pihak serta memeriksa barang bukti yang diamankan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang bawaan saat beraktivitas maupun beristirahat di ruang publik. Apabila menemukan tindak pidana atau situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan, masyarakat diharapkan segera mencari tempat aman dan menghubungi petugas kepolisian atau layanan Polri 110.

(agt)
placeholder