Ditangkap KPK, Bupati Sukoharjo Menang Lawan Kotak Kosong di 2024
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani terpilih sebagai bupati untuk periode keduanya setelah melawan kotak kosong di Pilkada 2024.
Etik menang usai mengantongi 319.923 suara atau 66,76 persen dari total suara sah. Selisih kemenangannya mencapai sekitar dua kali lipat dari kotak kosong yang hanya mengantongi 159.256 suara atau 33,24 persen.
Etik yang merupakan kader PDIP berpasangan dengan kader Gerindra Eko Sapto Purnomo. Keduanya didukung 12 partai, yakni PDIP, Gerindra, PKB, Golkar, NasDem, PAN, PKS, Demokrat, Partai Buruh, PSI, PBB, hingga Perindo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencalonan Etik kala itu menjadi yang kedua. Di periode pertama, dia menjabat sebagai Bupati Sukoharjo saat didampingi Agus Santosa yang berlatar belakang ASN.
Etik sendiri adalah istri Bupati Sukoharjo sebelumnya, Wardoyo Wijaya, yang menjabat selama dua periode, masing-masing pada 2010-2015 dan 2016-2021.
KPK menangkap Etik di wilayah Soloraya, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 Juli 2026. Dia ditangkap bersama empat orang lainnya terkait kasus dugaan korupsi pemerasan. Namun, KPK belum mengungkap duduk perkara kasus tersebut.
Kini dia telah dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan sebelum statusnya diputuskan.
"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat (10/7).
Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum bupati Sukoharjo dan para pihak yang tertangkap tangan tersebut.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

