Bentrok Berdarah di Adonara NTT Dipicu Masalah Sengketa Wilayah
Kapolres Flores Timur, AKBP. Adhitya Octorio Putra menyebut bentrokan berdarah di Adonara yang menelan tiga korban jiwa dipicu masalah sengketa batas wilayah yang sudah berlangsung lama antara Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Peristiwa yang terjadi dipicu oleh persoalan batas wilayah yang telah berlangsung cukup lama dan merupakan konflik laten yang memerlukan penyelesaian secara bijaksana," ujar Adhitya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (19/8) malam.
Dia menyampaikan bentrokan berdarah yang terjadi bukan sekadar persoalan yang muncul secara tiba-tiba, tetapi memiliki akar sejarah yang panjang terkait batas wilayah dari dua desa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas dasar itu, ia menilai penyelesaiannya tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum. Adhitya menekankan konflik harus mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur masyarakat Adonara.
"Pendekatan yang dilakukan mengedepankan pendekatan humanis dan kearifan lokal untuk meredam konflik," jelasnya.
Dia berharap agar para tokoh bisa membangun komunikasi yang baik dan bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan konflik sehingga tidak berkepanjangan.
Selain itu, Adhitya mengajak masyarakat tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar melalui media sosial.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian. Jangan mudah terpengaruh isu yang dapat memperkeruh keadaan. Mari kita utamakan dialog, saling menghormati, dan menghidupkan kembali semangat persaudaraan yang telah menjadi identitas masyarakat Flores Timur sejak dahulu," tuturnya.
Sebelumnya, bentrokan berdarah antara dua kelompok pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Adonara Timur pada Sabtu (18/7) pagi telah merenggut tiga nyawa. Selain itu 20 rumah dibakar massa dan 7 orang mengalami luka-luka.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


