Satpam Waduk Jatiluhur Tewas di Danau, Tangan Terborgol-Pakai Seragam
Seorang petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Sumarna (40) ditemukan meninggal dunia di tepian Danau Tanggul Ubrug, Jumat (24/7).
Peristiwa itu terungkap saat kepala satuan pengamanan menyadari korban menghilang sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Sumarna saat itu tengah menjalankan piket malam menjaga kawasan waduk.
Rekan kerja dan warga sekitar kemudian melakukan pencarian. Pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditemukan mengapung di tepian danau.
"Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari. Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang," kata seorang warga di lokasi kejadian, Warta, dikutip dari Detik.com.
Ia mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat menegur sekelompok orang yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan objek vital tersebut.
"Kabarnya dia melarang orang yang mau curat-coret, ya wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk. Aksi curat coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi," katanya.
Usai dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, jenazah dirujuk ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani autopsi sebagai bagian dari penyelidikan penyebab kematian.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara membenarkan korban ditemukan dalam kondisi tangan terborgol dan masih mengenakan seragam dinas.
"Informasi yang kami terima korban dalam keadaan terborgol dan masih menggunakan seragam saat bertugas. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian, melacak pelaku, serta menguak motif di balik kejadian ini," kata Made.
Polisi masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa tersebut.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang milik korban.
"Kami sudah mengamankan barang milik korban, seperti sepeda motor yang digunakan korban bekerja, HT, kalo HP belum. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi," ujarnya.
(yoa/isn)