Kematian Sutrimo Masih Jadi Teka-teki, Polisi Buka Penyelidikan

CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 06:41 WIB
Kematian seorang pria bernama Sutrimo pada Kamis (23/7) lalu masih menjadi misteri. Polisi saat ini tengah menyelidiki soal penyebab tewasnya Sutrimo. Ilustrasi (Istockphoto/RichLegg)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kematian seorang pria bernama Sutrimo pada Kamis (23/7) lalu masih menjadi misteri. Polisi saat ini tengah menyelidiki soal penyebab tewasnya Sutrimo.

Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.

"Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).

Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami informasi dan rangkaian peristiwa kematian Sutrimo.

Budi mengatakan saat ini penyelidik tengah mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami," tutur dia.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Namun, kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian Sutrimo lantaran proses penyelidikan masih berjalan.

Budi menegaskan penyelidikan kematian Sutrimo akan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh.

"Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," ujarnya.

Korban disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.

CNNIndonesia.com menghubungi Febri Diansyah selaku kuasa hukum Febrie Adriansyah untuk mengonfirmasi informasi tersebut, namun belum direspons.

Sementara itu, Budi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait sosok korban.

"Masih didalami," ucap Budi.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kata Budi, perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

(dis/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK