2 WNI Operator Scamming Online Sempat Disekap di Myanmar Pulang ke RI

CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2026 20:49 WIB
Dua WNI korban sindikat scamming di Myanmar pulang ke tanah air. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang viral usai disekap di Myanmar dipulangkan ke tanah air, Rabu (29/7). Kedua WNI itu adalah SS yang berasal dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau dan AE asal Sumatera Barat (Sumbar).

Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diduga jadi korban sindikat scammer itu sempat dirawat di rumah sakit di Myanmar akibat luka-luka. Keduanya dipulangkan lewat Thailand lalu ke Malaysia hingga tiba di Batam Indonesia menggunakan pesawat. 

"Alhamdulillah, kedua WNI yang disekap di Myanmar sudah tiba di Batam," Kata Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Imam Riyadi.

Sebelumnya, Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan kedua WNI itu diketahui bekerja sebagai operator penipuan daring (online scam).

"Yang bersangkutan operator scamming online," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (19/7).

Keduanya disekap di wilayah Myawaddy. Diketahui, Myawaddy adalah wilayah perbatasan Myanmar dengan Thailand yang menjadi zona konflik bersenjata antara junta militer dan kelompok pemberontak.

Wilayah tersebut juga merupakan area yang sangat berbahaya dan sulit diakses pemerintah, serta sering menjadi lokasi penyekapan WNI korban penipuan kerja.

"Polisi Myanmar mereka juga enggak berani masuk karena diduga disekap di wilayah pemberontak," ucap Untung.

Belum lama ini, sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan dua perempuan WNI dalam kondisi diborgol dan mengaku sedang disekap di Myanmar. Mereka berkirim video minta bantuan agar bisa dipulangkan.

Satu dari dua wanita muda itu diketahui bernama Ayu, warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat memverifikasi bahwa salah satu sosok dalam video adalah Ayu, warga Kabupaten Agam Sumatera Barat.

Ayu diduga berangkat ke luar negeri secara nonprosedural atau tidak melalui jalur resmi. Karenanya,, BP3MI tidak memiliki data keberangkatannya.

(arp/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK