Eks Istri Polisi Sempat Minta Rujuk Sebelum Tewas Diduga Bunuh Diri
Polisi masih mendalami motif tewasnya L, perempuan yang diduga mengakhiri hidupnya dengan menggunakan senjata api (senpi) milik mantan suaminya, Bripka IH, anggota Polsek Medan Sunggal, di Kompleks Bumi Asri, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap alasan di balik tindakan korban.
"Untuk motif masih dalam pendalaman penyidik," kata Kombes Pol Ferry Walintukan kepada CNN Indonesia, Selasa (4/8).
Ferry menyebutkan korban datang ke rumah keluarga mantan suaminya dengan tujuan membicarakan kemungkinan rujuk kembali.
"Mereka mau rekonsiliasi atau rujuk sebelum kejadian itu," ujarnya.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bersama suami dan anaknya istirahat di rumah Bumi Asri Medan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.
"Jadi hari Minggu sore, itu kan mereka lagi istirahat di rumah. Ya, kan suaminya (polisi) dan anaknya juga ada," ujarnya.
Saat istirahat, tambah Kombes Pol Ferry, Bripka IH heran tasnya dalam kondisi sudah terbuka. Ketika diperiksa ternyata senjata api yang ada di dalam tas itu sudah hilang.
"Jadi tahu-tahu pas lagi istirahat, senjata suaminya yang ada di dalam tas itu sudah enggak ada. Senpinya itu kan ditaruh di dalam tas. Tahu-tahu di tas itu dilihat, loh kok sudah ini, sudah terbuka pas beliau mengecek, siapa yang mengambil senjata itu," urainya.
Belakangan Bripka IH baru menyadari senjata api itu sudah diambil istrinya. Bripka IH pun mendengar suara tembakan dari kamar mandi. Kemudian Bripka IH mendobrak kamar mandi tersebut. Saat diperiksa ternyata L sudah meninggal dunia.
"Waktu itu akhirnya diketahui bahwa yang mengambil (senjata) itu istrinya. Dan istrinya pada saat itu ada di kamar mandi. Kemudian beliau menanyakan, tahu-tahu ada terdengar bunyi tembakan di dalam kamar mandi," sebutnya.
Bripka IH langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi rumah tersebut. Kemudian jenazah L dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.
"Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal dunia. Dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara," paparnya.