Mobil Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 00:30 WIB
Mobil yang mengangkut rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa. Ilustrasi (Istockphoto/ Mykola Komarovskyy)
Makassar, CNN Indonesia --

Mobil yang mengangkut rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

"Iya, tapi tidak ada yang meninggal dunia. Semua selamat. Malam ini bisa pulang dari rumah sakit," kata Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Direktorat Komunikasi/Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (13/8).

Kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 14.00 WITA, bermula ketika rombongan mahasiswa yang berjumlah 12 orang menghadiri kegiatan penutupan KKN yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak. Kemudian usai kegiatan para mahasiswa kembali ke posko masing-masing.

"Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan mobil pick up terbuka yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal," ujarnya.

Berdasarkan informasi, kata Ishaq bahwa mobil bak terbuka tersebut diduga mengalami permasalahan pada sistem pengereman hingga mengalami kecelakaan di Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe.

"Menurut informasi pengemudi, mobil alami rem blong. Sebagai upaya menghentikan laju kendaraan, pengemudi sengaja membenturkan mobil ke pohon di pinggir jalan. Akibatnya, mobil terbalik dan berguling ke sisi jalan yang lebih rendah," ujarnya.

Setelah itu, warga kemudian mengevakuasi mahasiswa ke rumah warga sekitar ke lokasi kejadian. Tim Medis dari PSC Cabang Loka tiba di lokasi dan memberikan penanganan awal sambil menunggu ambulance.

"Seluruh mahasiswa korban kecelakaan kemudian dievakuasi menuju RS Anwar Makkatutu, Bantaeng, dan langsung memperoleh penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD). Kondisi mahasiswa para korban dikabarkan terus membaik," katanya.

(mir/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK