Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Inkubasi UMKM Kota Medan

Pemkot Medan | CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 20:11 WIB
Peresmian Gallery Mustika Deli, Rabu (19/8). (Foto: Arsip Pemkot Medan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi meluncurkan Gallery Mustika Deli pada Rabu (19/8). Tempat ini menjadi ruang promosi dan inkubasi bagi pelaku UMKM di Kota Medan.

Galeri tersebut berlokasi di lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Iskandar Muda. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Rico Waas.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas dan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fahrurrazi. Sejumlah perwakilan instansi pemerintah lainnya juga menyaksikan peluncuran fasilitas tersebut.

Rico Waas menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan awal yang baik bagi perekonomian daerah. 

"Kami membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder untuk memajukan kekuatan UMKM kita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8).

Kehadiran Mustika Deli diharapkan dapat membangun ekosistem ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya mendukung kemajuan sektor pariwisata Kota Medan.

Potensi UMKM di wilayah tersebut sangat besar, sehingga pengembangannya membutuhkan strategi khusus. Pelaku usaha memerlukan pendampingan dari aspek peningkatan kualitas, kemasan, hingga akses permodalan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tidak hanya menyediakan tempat bagi pelaku usaha untuk memamerkan produk lokal. Pemerintah daerah juga berfokus pada pengembangan kapasitas produsen melalui proses kurasi yang terarah.

Rico mencontohkan produk lokal harus diperbaiki kualitas kemasannya agar mampu bersaing secara luas. 

“Bagaimana branding-nya, bagaimana packaging-nya, kita naikkan pelan-pelan, kita bisa masukkan kemari," imbuh dia.

Target pasar produk lokal buatan masyarakat didorong agar mampu menembus ranah internasional. Potensi di bidang fesyen dan wastra menjadi salah satu sektor unggulan yang terus dipromosikan.

Fasilitas baru ini diharapkan menjadi lokasi belanja terpadu bagi masyarakat serta wisatawan. Berbagai produk seperti makanan, pakaian, kriya, parfum, hingga perawatan kulit tersedia di galeri tersebut.

Mustika Deli juga dilengkapi dengan panggung kecil yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh publik. Fasilitas tersebut sangat cocok untuk menggelar pergelaran busana, gelar wicara, maupun pertemuan komunitas.

Rico berharap galeri ini mampu menjadi etalase kebanggaan bagi masyarakat setempat. 

“Tempat ini juga difungsikan menjadi tempat inkubasi UMKM yang ada di Kota Medan,” katanya.

Para pelaku usaha yang belum memiliki tempat pameran mandiri dapat memanfaatkan ruang inkubasi tersebut. Namun, seluruh produk wajib melewati tahapan seleksi ketat sebelum ditampilkan kepada publik.

Pemkot Medan bersama Dekranasda memberikan pendampingan agar barang yang dijual semakin layak bersaing. Pemenuhan kelengkapan izin dari BPOM dan sertifikasi halal menjadi salah satu perhatian utama.

Di samping pengurusan administrasi perizinan, pemerintah juga berupaya memastikan konsistensi produksi tetap stabil. Hal ini sangat penting bagi pelaku usaha yang ingin memperluas target penjualan mereka.

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, berharap galeri ini memberikan manfaat bagi pengusaha. 

“Semoga galeri ini menjadi tempat bertemunya karya, masyarakat, dan pasar," ucap dia.

Sejak periode prapeluncuran pada Juni 2025, Mustika Deli telah menampung sekitar 150 pelaku usaha. Sebagian besar dari mereka bergerak pada sektor kuliner, kain tradisional, serta kerajinan tangan.

Airin mengimbau seluruh perajin untuk terus menjaga kualitas dan mengutamakan desain produk. Ciri khas daerah wajib dipertahankan agar identitas barang buatan lokal tetap kuat di pasaran.

Pihak perhotelan dan agen perjalanan wisata juga diajak bersinergi untuk memanfaatkan produk dalam negeri. Penggunaan barang lokal dinilai akan berdampak langsung pada kelancaran pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rico mengajak para pemangku kepentingan di sektor pariwisata untuk menggunakan produk UMKM secara berkelanjutan. 

“Kalau mau beli produk sabun, lotion, beli aja sama Mustika Deli,” tandasnya.

Proses seleksi barang milik UMKM dari berbagai wilayah di Medan akan terus berlanjut. Pengembangan kualitas usaha warga merupakan prioritas jangka panjang bagi pemerintah daerah saat ini.

(rir/rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK