Pemkab Matim Klarifikasi Video Camat vs BNPB soal Distribusi Bantuan

CNN Indonesia
Sabtu, 22 Agu 2026 12:32 WIB
Ilustrasi gempa di Flores. Pemkab Matim NTT klarifikasi video ketegangan Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman dengan petugas BNPB soal penyaluran bantuan bencana. (Arsip Basarnas)
Labuan Bajo, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengklarifikasi video viral yang memperlihatkan ketegangan antara Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman dengan petugas BNPB terkait penyaluran bantuan bencana.

Pemkab Manggarai Timur menegaskan insiden aksi emosi tersebut murni dipicu kendala komunikasi dan koordinasi di lapangan, bukan bentuk pertentangan atau konflik antarlembaga.

Dalam siaran pers resminya pada Sabtu (22/8), pemerintah daerah menjelaskan bahwa situasi tanggap darurat bencana kerap membuat dinamika di lapangan berubah sangat cepat.

Kondisi kerja di bawah tekanan tinggi, keterbatasan informasi, hingga tuntutan mengambil keputusan secara cepat dinilai rentan memicu perbedaan pemahaman terkait mekanisme distribusi bantuan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Winsensius Tala menegaskan bahwa ketidaksinkronan di tengah situasi darurat merupakan hal yang lumrah terjadi.

[Gambas:Video CNN]

Pihaknya kini terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap langkah penanganan bencana di lapangan memiliki arah yang selaras.

"Kita harus pahami, di masa darurat semua bergerak cepat, kadang belum sinkron itu hal yang manusiawi," ujar Winsensius saat memberikan keterangan kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (22/8) pagi.

"Kami pastikan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat, setiap langkah di lapangan punya pemahaman dan arah yang seragam. Saya ingatkan kembali: kita tidak sedang berhadapan satu sama lain. Kami berdiri di sisi yang sama, di sisi masyarakat."

Pemkab Manggarai Timur memastikan tidak ada niat untuk mempertentangkan pihak mana pun, mengingat Camat Lamba Leda Utara maupun tim BNPB sama-sama menjalankan peran penting dalam penanganan darurat.

Pihak-pihak yang terlibat juga telah didorong untuk berkomunikasi secara langsung demi meluruskan kesalahpahaman agar tidak berlarut-larut.

Winsensius juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Ia menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan bantuan dan pelayanan terbaik sampai ke tangan warga terdampak.

"Pemerintah hadir bukan mencari siapa menang atau kalah. Yang harus kita menangkan adalah kepentingan masyarakat," tuturnya.

"Mari kita sudahi perbedaan yang muncul sebagai dinamika komunikasi di lapangan, luruskan apa yang perlu diluruskan, lalu kembali bekerja bersama demi warga Manggarai Timur," ia menegaskan.

(lou/chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK